- Harga minyak mentah dunia kembali meningkat pada 21 Mei 2026 akibat kekhawatiran pasar terhadap kelangkaan pasokan global.
- Ketidakpastian negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran serius terkait stabilitas pasokan energi dunia.
- Cadangan minyak Amerika Serikat merosot tajam ke level terendah karena terhambatnya distribusi di jalur strategis Selat Hormuz.
Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan, pemerintah AS telah menarik hampir 10 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis (Strategic Petroleum Reserve/SPR) mereka pada pekan lalu.
Penurunan ini tercatat sebagai rekor penyusutan cadangan terdalam yang pernah ada dalam sejarah AS.
Selain itu, EIA mencatat stok minyak mentah komersial AS juga merosot tajam sebesar 7,9 juta barel menjadi 445 juta barel pada pekan lalu.
Angka defisit ini jauh melampaui prediksi para analis dalam survei Reuters yang memperkirakan penurunan hanya sebesar 2,9 juta barel.
Di sisi lain, stok bensin dilaporkan menyusut 1,5 juta barel, sementara pasokan produk distilat naik tipis 372.000 barel.
Kepala Riset Energi dan Kimia China Futures, Mingyu Gao, menegaskan bahwa kondisi kritis pada pos persediaan ini akan menyulitkan harga minyak untuk turun lebih jauh.
"Dengan diblokirnya Selat Hormuz, produk kilang global dan cadangan minyak mentah di darat diproyeksikan akan jatuh ke level terendah dalam lima tahun terakhir untuk periode akhir Mei hingga akhir Juni mendatang," pungkas Gao.
Berita Terkait
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah
-
Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS
-
Harga Minyak Premium Naik, Mendag Sebut Dipicu Lonjakan CPO Dunia
-
Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
-
Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless
-
OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal
-
Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%
-
Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan
-
Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan
-
Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun
-
Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%
-
SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas
-
Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!