- PIHPS Bank Indonesia mencatat penurunan harga signifikan pada komoditas cabai, daging, telur, dan beras per Jumat, 5 Juni 2026.
- Fluktuasi pasokan di tingkat produsen menyebabkan harga berbagai bahan pangan pokok mengalami perubahan harga yang cukup beragam secara nasional.
- Bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan minyak goreng justru mencatatkan lonjakan harga yang berlawanan dengan komoditas pangan lainnya.
Sementara itu pada segmen premium, beras kualitas super I mencatatkan penurunan harga sebesar 4,58 persen atau berkurang Rp800 menjadi Rp16.650 per kg. Di saat yang sama, beras kualitas super II ikut mengalami koreksi turun sebesar 3,24 persen, yang menempatkan harganya di level Rp16.400 per kg.
Lonjakan Harga Bawang, Gula, dan Minyak Goreng Curah
Di balik melandainya harga cabai dan beras, para konsumen harus mewaspadai lonjakan yang terjadi pada sektor bumbu dapur dan komoditas berminyak.
Harga bawang merah ukuran sedang terpantau merangkak naik sebesar 6,99 persen atau bertambah Rp3.550 menjadi Rp54.350 per kg. Kenaikan yang tidak kalah tinggi juga dialami oleh bawang putih ukuran sedang yang melonjak sebesar 4,01 persen atau naik Rp1.550 menjadi Rp40.200 per kg.
Komoditas pemanis seperti gula pasir juga ikut merembet naik. Gula pasir lokal mengalami kenaikan harga sebesar 1,04 persen menjadi Rp19.350 per kg, sementara untuk varian gula pasir kualitas premium merangkak naik sebesar 2,96 persen atau setara Rp600 menjadi Rp20.850 per kg.
Kenaikan yang paling mencolok dan menjadi perhatian utama para pedagang kecil di pasar tradisional terjadi pada kelompok minyak goreng, khususnya jenis curah. Harga rata-rata nasional untuk minyak goreng curah melesat hingga 8,03 persen dibandingkan hari sebelumnya, sehingga menyentuh angka Rp22.200 per kg.
Tidak hanya jenis curah, produk minyak goreng kemasan juga mengalami penyesuaian harga ke atas. Minyak goreng kemasan bermerek I naik sebesar 3,54 persen menjadi Rp24.850 per kg, dan untuk minyak goreng kemasan bermerek II merangkak naik sebesar 3,46 persen hingga menyentuh level Rp23.950 per kg.
Berita Terkait
-
Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan
-
Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya
-
Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian
-
Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim
-
Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi
-
Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran
-
Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?
-
Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum