- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengumumkan pemerintah akan menerapkan kebijakan strategis untuk memperkuat Rupiah pada pekan depan.
- Masyarakat diimbau segera menjual simpanan Dolar AS agar terhindar dari potensi kerugian finansial akibat prediksi pelemahan nilai tukar tersebut.
- Pemerintah mendorong perusahaan BUMN melakukan aksi pembelian kembali saham guna menjaga stabilitas pasar modal dan memperkokoh ekonomi domestik.
Dasco memberikan imbauan terbuka kepada masyarakat luas, terutama kalangan profesional dan investor di kota-kota besar, agar segera mengonversi dolar mereka kembali ke Rupiah.
Langkah ini disarankan untuk menghindari potensi kerugian finansial, akibat penurunan nilai dolar yang diprediksi akan terjadi secara signifikan dalam beberapa hari mendatang.
"Mungkin bagi teman-teman yang saat ini menyimpan dolar dengan harapan mendapatkan keuntungan lebih, sebaiknya dolarnya dilepas. Karena kalau minggu depan nilai rupiah menguat, kan kasihan kalau masih menyimpan dolar. Itu imbauan saya," tegas Dasco.
Momentum Buyback Saham BUMN
Selain persoalan nilai tukar, Dasco juga menyoroti kondisi pasar modal Indonesia. Ia menilai, meskipun pasar sempat mengalami tekanan, fundamental perusahaan-perusahaan pelat merah (BUMN) dan perusahaan swasta yang menggarap proyek strategis nasional masih sangat solid.
Kondisi pasar yang sempat terkoreksi justru dipandang sebagai peluang emas untuk melakukan aksi korporasi.
"Sebenarnya BUMN maupun perusahaan-perusahaan swasta yang memiliki proyek strategis itu fundamentalnya kuat. Karenanya, ketika kondisi pasar sedang turun seperti kemarin, tentunya menjadi pertimbangan bagi BUMN, Himbara, maupun lembaga-lembaga investasi untuk melakukan buyback atau transaksi pembelian kembali saham," jelasnya.
Aksi buyback atau pembelian kembali saham oleh emiten-emiten besar, terutama dari sektor perbankan (Himbara) dan energi, dipercaya akan memberikan landasan yang kuat bagi indeks harga saham gabungan untuk kembali melesat.
Hal ini sekaligus menunjukkan kepada investor global bahwa ekonomi Indonesia memiliki ketahanan yang mumpuni.
Baca Juga: Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958
"Pasar juga melihat langkah membeli kembali saham pada saat kondisi pasar seperti kemarin, merupakan langkah yang cukup strategis," tambah Dasco.
Dengan adanya kombinasi strategi penguatan rupiah dan dorongan aksi buyback saham, pemerintah optimis bahwa pekan depan akan menjadi titik balik bagi penguatan ekonomi domestik.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti arah kebijakan pemerintah agar dapat mengambil keuntungan dari momentum pemulihan nilai tukar ini.
Berita Terkait
-
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958
-
The Super Mario Galaxy Movie Tembus 1 Miliar Dolar AS, Pertama di 2026
-
Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
-
Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis
-
Rupiah Jeblok, Netizen Desak Tunda Makan Gratis dan Proyek Mercusuar
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar
-
Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?
-
Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter
-
Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar
-
Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir
-
Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite
-
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958
-
Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'
-
Bijak Berbagi Data, Cara Sederhana Melindungi Diri di Era Digital
-
Harga Minyak Melonjak Hampir 3 Persen Setelah Iran Perketat Blokade Selat Hormuz