- Topremit menyediakan layanan pengiriman uang lintas negara yang cepat dan praktis melalui aplikasi digital sejak tahun 2009.
- Layanan ini menawarkan transparansi biaya tetap serta kepastian nilai tukar bagi pengguna di lebih dari 90 negara.
- Keamanan terjamin karena Topremit berlisensi resmi Bank Indonesia dengan pertumbuhan pengguna mencapai lebih dari 300.000 hingga 2026.
Suara.com - Tren remitansi atau proses transfer uang lintas negara lewat digital kian digemari. Ada sejumlah faktor yang membuat remitansi digital kian diminati masyarakat.
Platform remitansi online Topremit mencatat kalau ada tiga faktor utama yang mendorong popularitas mulai dari kecepatan, transparansi biaya, hingga keamanan.
Dulu, mengirim uang ke luar negeri membutuhkan banyak waktu untuk sekali transaksi mulai dari mengantri di teller bank atau konter jasa remitansi, hingga menunggu berhari-hari untuk memastikan uang sampai ke tangan penerima di negara tujuan.
Kini prosesnya hanya membutuhkan beberapa menit. Lewt aplikasi Topremit yang tersedia di App Store dan Play Store, pengguna dapat menyelesaikan transaksi dari awal hingga akhir tanpa meninggalkan rumah.
Dalam dunia remitansi konvensional, tak jarang pengguna dihadapkan dengan ketidakpastian. Biaya yang tertera di awal transaksi bisa berubah, kurs yang ditawarkan berlapis, dan estimasi waktu tiba uang hanya bersifat perkiraan.
Namun Topremit mengubah narasi ini dengan menerapkan sistem biaya transfer tetap (flat). Berapa pun nominal yang dikirim, biayanya tetap sama, tanpa ada tambahan biaya yang muncul di akhir transaksi.
Dalam satu transaksi di smartphone, pengguna dapat melihat secara jelas biaya transfer, kurs yang ditawarkan, dan estimasi waktu pengiriman ke negara penerima. Transparansi ini memberikan kepastian dan kontrol penuh kepada pengguna atas transaksi mereka.
Faktor lain yakni keamanan yang juga fondasi kepercayaan. Sejak beroperasi di tahun 2009, Topremit telah memiliki lisensi resmi dari Bank Indonesia sebagai PTD (Penyelenggara Transfer Dana) Berizin, standar paling utama dalam industri remitansi Indonesia.
Layanan ini telah meraih 3 kali penghargaan "Penyedia Jasa Transfer Uang Terbaik" langsung dari Bank Indonesia, yakni di tahun 2019, 2022, dan 2025.
Baca Juga: Susul Messi ke Amerika, Robert Lewandowski Resmi Gabung Chicago Fire, Kontrak Hingga 2028
Selain itu, ada jaminan uang kembali jika transaksi pengguna gagal akibat kendala di pihak Topremit. Jaminan tersebut menambah lapisan perlindungan kepada pengguna. Tidak banyak layanan remitansi yang mampu memberi perlindungan tersebut.
CEO Topremit, Hermanto mengungkapkan, tiga faktor inilai yang membuat platform mencatat pertumbuhan pengguna signifikan. Jumlah pengguna aplikasi Topremit meningkat hampir 20 persen, dari 245.000 pada tahun 2024 menjadi 293.000 pada tahun 2025. Lalu April 2026, pengguna Topremit sudah melampaui 300.000.
"Dari awal, Topremit memang kami rancang dengan memahami betul apa yang dibutuhkan oleh pengguna remitansi di Indonesia. Bagi kami, dengan perkembangan digital sekarang, proses kirim uang ke luar negeri itu sudah seharusnya lebih cepat, murah, dan yang paling penting, tetap aman. Nah, karena ketiga komitmen itu kami jaga, bersyukur sekali sekarang Topremit bisa dipercaya oleh 300.000 lebih pengguna," ucapnya dalam siaran pers, Selasa (30/6/2026).
Topremit sendiri telah melayani pengiriman ke lebih dari 90 negara yang mencakup berbagai destinasi remitansi populer seperti China, India, dan Australia. Alur transaksi yang praktis juga membuat aplikasi ini mudah digunakan oleh siapa saja, dari berbagai kalangan usia, tanpa kompleksitas dan estetika visual berlebihan yang membingungkan.
Berita Terkait
-
Susul Messi ke Amerika, Robert Lewandowski Resmi Gabung Chicago Fire, Kontrak Hingga 2028
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan
-
Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang
-
IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan
-
BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya
-
ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?
-
IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah
-
Pemerintah Siapkan Aturan Insentif Pendanaan Hijau, Libatkan Perbankan dan Swasta
-
Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin
-
Pemerintah Intervensi Harga LNG, Apa Jadi Penyebab Harganya Mahal?
-
Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade