- Investor asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp365,05 miliar di pasar saham Indonesia pada Selasa, 7 Juli 2026.
- IHSG tetap berhasil menguat sebesar 0,46 persen ke level 5.943 meskipun terjadi aksi jual oleh investor asing.
- Saham COCO dan BBCA menjadi incaran utama investor asing, sedangkan BUMI mencatatkan volume penjualan bersih paling tinggi.
Suara.com - Investor asing masih melakukan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham Indonesia pada sesi I perdagangan Selasa, 7 Juli 2026. Kaburnya dana asing ini di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,46 persen ke level 5.943.
Mengutip data CGS International Sekuritas, investor asing membukukan aksi beli sebesar Rp1,45 triliun dengan volume mencapai 1.287,13 juta saham.
Di sisi lain, nilai jual asing atau foreign sell mencapai Rp1,82 triliun dengan volume 2.316,46 juta saham.
Dengan demikian, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp365,05 miliar atau setara 1.029,32 juta saham pada sesi pertama perdagangan hari ini.
Di tengah derasnya aksi jual tersebut, sejumlah saham masih menjadi incaran investor asing. Berdasarkan riset CGS International Sekuritas, saham PT COCO menjadi saham dengan pembelian bersih terbesar mencapai 10,67 juta saham, disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak 10,28 juta saham.
Selanjutnya, saham yang juga masuk dalam daftar top foreign buy yakni SMGR sebanyak 7,26 juta saham, AMMN 7,03 juta saham, CMNT 6,96 juta saham, BBTN 5,80 juta saham, BBKP 5,55 juta saham, BSML 5,36 juta saham, BRPT 5,23 juta saham, serta GMFI 5,22 juta saham.
Sementara itu, aksi jual asing paling besar terjadi pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai jual bersih mencapai 207,31 juta saham.
Selain BUMI, saham yang paling banyak dilepas investor asing pada sesi I meliputi BNBR sebanyak 94,53 juta saham, BIPI 72,03 juta saham, BRMS 59,58 juta saham, KIJA 48,28 juta saham, BKSL 44,73 juta saham, TPIA 43,72 juta saham, DEWA 32,40 juta saham, LPKR 29,32 juta saham, dan MINA 26,43 juta saham.
Berikut saham yang diborong dan dilepas Investor asing sesi I:
Baca Juga: Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA
Top Foreign Buy
- COCO: 10,67 juta saham
- BBCA: 10,28 juta saham
- SMGR: 7,26 juta saham
- AMMN: 7,03 juta saham
- CMNT: 6,96 juta saham
- BBTN: 5,80 juta saham
- BBKP: 5,55 juta saham
- BSML: 5,36 juta saham
- BRPT: 5,23 juta saham
- GMFI: 5,22 juta saham
Top Foreign Sell
- BUMI: 207,31 juta saham
- BNBR: 94,53 juta saham
- BIPI: 72,03 juta saham
- BRMS: 59,58 juta saham
- KIJA: 48,28 juta saham
- BKSL: 44,73 juta saham
- TPIA: 43,72 juta saham
- DEWA: 32,40 juta saham
- LPKR: 29,32 juta saham
- MINA: 26,43 juta saham
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar yang mengutip data CGS International Sekuritas dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA
-
BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T
-
Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit
-
Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025
-
Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990
-
Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram
-
Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900
-
Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan