- Polda Metro Jaya memeriksa 15 saksi terkait dugaan korupsi pengelolaan batu bara dan dana pensiun sejak 8 Juli 2026.
- Penyidik mengamankan uang tunai ratusan miliar rupiah serta 74 kilogram emas batangan dari sejumlah lokasi penggeledahan berbeda.
- Pengusaha properti Tan Kian dimintai keterangan sebagai saksi dalam penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.
Sejak tahun 2017, kendali operasional perusahaan operasional harian telah diserahkan kepada generasi ketiga keluarga, Nicholas Tan, sementara Tan Kian bertindak sebagai penasihat strategis perusahaan.
Catatan Rekam Jejak Hukum Terkait Kasus Dana Pensiun
Pemeriksaan pada Juli 2026 ini menambah panjang catatan keterlibatan nama Tan Kian dalam pusaran kasus hukum yang berkaitan dengan dana pensiun milik negara.
Pada tahun 2008, Kejaksaan Agung pernah menetapkan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana PT Asabri senilai 13 juta dolar AS yang digunakan untuk pembangunan Gedung Plaza Mutiara.
Kasus tersebut diselesaikan secara perdata melalui mekanisme pengembalian kerugian negara, yang berujung pada penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh kejaksaan pada 2009 serta pengembalian hak pengelolaan aset berdasarkan putusan Mahkamah Agung.
Selanjutnya, nama Tan Kian kembali muncul dalam berkas pemeriksaan mega skandal korupsi Asabri periode 2012–2019 yang melibatkan terpidana Benny Tjokrosaputro.
Dalam proyek pengembangan Apartemen South Hills di Kuningan, Tan Kian bertindak selaku penyedia lahan dengan status administratif bersih (clean and clear), sedangkan pembiayaan konstruksi dijalankan lewat skema Kerja Sama Operasional (KSO).
Meskipun skema bisnis tersebut masuk dalam materi dakwaan jaksa terkait dugaan penampungan dana hasil kejahatan, posisi hukum Tan Kian bertahan sebagai saksi.
Secara legalitas hukum perdata, penyidik mengalami hambatan untuk membuktikan adanya unsur niat jahat (mens rea) pidana korupsi karena hubungan kerja sama terikat dalam perjanjian KSO yang sah, di mana posisi Tan Kian murni bertindak sebagai pengembang profesional.
Baca Juga: Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
Sikap kooperatif dan kecenderungan untuk menempuh pemulihan kerugian finansial negara menjadi faktor yang memengaruhi jalannya proses hukum sang pengusaha di masa lalu.
Berita Terkait
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini
-
Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
-
Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik
-
Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent
-
IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan
-
Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh
-
Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026
-
IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang
-
Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026