- Kementerian Koperasi membangun 35.000 unit Kopdes Merah Putih yang ditargetkan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026 mendatang.
- Sebanyak 15.845 unit telah rampung konstruksinya dan manajer koperasi akan segera ditempatkan setelah menyelesaikan pelatihan pada Agustus nanti.
- Program ini menghadapi berbagai tantangan krusial, mulai dari pemotongan dana desa, insiden korban jiwa, hingga dugaan praktik korupsi.
Suara.com - Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyebut sebanyak 19.539 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih saat ini sedang dalam tahap konstruksi.
Pemerintah menargetkan operasional gelombang pertama jaringan koperasi nasional ini dapat diresmikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026 mendatang.
Di sisi lain, Ferry mengonfirmasi bahwa sudah ada 15.845 unit Kopdes Merah Putih yang pembangunannya telah rampung 100 persen, mencakup fasilitas bangunan fisik, gudang, gerai, hingga alat kelengkapan operasionalnya.
"Kemudian yang 100 persen bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya berjumlah 15.845. Yang sedang dibangun 19.539, jadi total kurang lebih 35.000 Bapak Presiden," ujar Ferry dalam laporannya pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Penyiapan SDM Manajer Koperasi Selesai Agustus
Guna memastikan tata kelola koperasi berjalan profesional dan akuntabel saat mulai beroperasi, Kementerian Koperasi tengah memfinalisasi program pelatihan dan pendidikan bagi para manajer Kopdes Merah Putih.
Para manajer yang telah dinyatakan lulus pelatihan pada pekan pertama Agustus tersebut akan langsung diterjunkan dan ditempatkan ke seluruh unit Kopdes Merah Putih yang infrastruktur fisiknya sudah siap.
"Insyaallah bersamaan dengan selesainya pelatihan dan pendidikan bagi manajer Koperasi Desa yang direncanakan di minggu pertama bulan Agustus, mereka akan kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang sudah selesai bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya," jelas Ferry.
Ferry secara khusus meminta kesediaan Presiden untuk meresmikan proyek padat karya berbasis kerakyatan ini bulan depan.
Baca Juga: Berduka Atas Tewasnya 5 Peserta Latsarmil, Puan Maharani Dukung Kemhan Hapus Materi Militer
"Nanti atas perkenanan Bapak, kami juga ingin Bapak Presiden meresmikan operasionalisasi dari Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih nanti insyaallah di bulan Agustus," ucapnya.
Ferry mengklaim, hingga pertengahan Juli 2026, total akta badan hukum Kopdes Merah Putih yang telah diterbitkan oleh pemerintah sudah menembus angka 83.000 badan hukum.
Meski demikian, koperasi desa merah putih belakangan terus menuai sorotan. Rentetan permasalahan dalam tata kelola program ini mencakup beberapa poin mendasar yang dirangkum dari berbagai sumber:
Pemotongan Dana Desa Secara Masif
Kebijakan pengalokasian anggaran untuk program ini menuai keberatan dari para kepala desa. Pasalnya, terjadi pemotongan dana desa dengan persentase yang sangat besar, yakni berkisar antara 58% hingga 70%. Para aparatur desa mengeluhkan pemangkasan ini karena dinilai mengorbankan agenda pembangunan infrastruktur desa lainnya yang tidak kalah penting.
Jatuhnya Korban Jiwa dalam Latihan Militer
Berita Terkait
-
Kopdes Bisa Dibangun Cepat, Mengapa Fasilitas Kesehatan Primer Tidak?
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis
-
Viral Lokasi Kopdes Merah Putih Tak Strategis, Menkop Ferry Juliantono Janji Evaluasi
-
Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas
-
BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah
-
Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket
-
Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah
-
Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini
-
Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?