Presiden Prabowo Subianto (Instagram/kemensetneg.ri)
Baca 10 detik
- Presiden Prabowo menuding BUMN sebagai ladang korupsi dan berjanji melakukan penertiban tata kelola perusahaan negara tersebut.
- Pemerintah menyatukan aset BUMN ke dalam Danantara, yang diklaim sebagai dana kedaulatan terbesar kelima atau keenam dunia.
- Pemerintah menargetkan penutupan 800 entitas BUMN bermasalah hingga akhir 2026 untuk memperbaiki kinerja perusahaan milik negara.
"Sampai hari ini, kita sudah tutup 240 BUMN yang tidak beres. Nanti akhir Juli ini akan 250 BUMN kita tutup," ujarnya kala itu.
Meski demikian, target 800 entitas ini pernah disampaikan Prabowo dengan nada lebih longgar.
Pada 23 Juni 2026, di hadapan forum Nahdlatul Ulama di Bangkalan, ia menyebut angka tersebut sebagai perkiraan: "Kalau tidak salah kita ujungnya akan menutup kurang lebih 800 perusahaan negara, minimal 700-lah."
Sedangkan, kasus-kasus korupsi berlatar BUMN yang terkonfirmasi (Januari 2025–kini) berdasarkan penelusuran Redaksi Suara.com adalah sebagai berikut:
- Tata kelola minyak mentah PT Pertamina (2018–2023) — ditangani Kejagung, penetapan tersangka bergulir sejak 24 Februari 2025. Total 18 tersangka, dugaan kerugian negara ditaksir hingga Rp285 triliun. Beberapa terdakwa saat disidang Oktober 2025 masih berstatus karyawan BUMN. Riza Chalid masih buron.
- Pengadaan katalis Pertamina / suap terkait — ditangani KPK, empat tersangka ditetapkan 17 Juli 2025.
- Korupsi Petral & Pertamina Energy Services (2008–2017) — Kejagung menerbitkan sprindik Oktober 2025 sebagai pengembangan kasus di atas; hingga November 2025 belum ada tersangka baru.
- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) — ditangani KPK, mencuat awal 2025, kredit fiktif sekitar Rp569,4 miliar.
- Dana iklan Bank BJB (BUMD) — KPK menetapkan lima tersangka (diumumkan Maret 2025), termasuk penggeledahan terkait eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Komentar
Berita Terkait
-
Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi
-
Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung
-
Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka
-
Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar
-
Diplomasi Candi: Apa Rahasia di Balik Pertemuan Prabowo Subianto dan Narendra Modi?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI
-
Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam
-
Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis
-
IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun