Bandar judi bernama Apin BK telah ditangkap aparat kepolisian setelah menjadi buron dan kabur ke luar negeri. Apin dibawa ke Indonesia pada Jumat (14/10) dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 21:30 WIB.
Video saat Apin BK dihadapkan kepada awak media menjadi viral di laman media sosial Instagram. Tampak Apin BK sudah menggunakan baju tahanan orange.
Ia berkacamata dan berambut klimis. Saat masker dibuka oleh aparat kepolisian. Apink tunjukkan wajah tenang. Tak ada wajah gelisah yang ia tunjukkan kepada awak media.
Video saat kedatangan Apin BK ini pun jadi sorotan netizen. Ketenangan wajah dari Apin BK jadi perguncingan netizen.
"Tenang banget mukanya," tulis salah satu netizen.
"selamat datang bos, kamar bintang lima, spring bed, AC, TV, air hangat menunggu mu," timpal akun lainnya.
"Indonesia berbenah yuk bisa yuk," sambung netizen lainnya.
"Selidiki siapa aparat oknum yg melindungi orng ini !!! Pak kapolri,"
"Kliatannya tidak ada tanda2 kriminal.. Ber kacamata dan tidak tatoan,"
Baca Juga: Tangkap Bandar Judi Online Kelas Kakap, Kapolri ke Anak Buah: Telusuri Jaringan Apin BK
"mantapp... Koruptor tolong digtuin jugalah . Biarrr lebihh hot...klo bisa gebukinn dah makan duit rakyat,"
Sementara itu, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memulangkan dan menangkap tiga orang tersangka judi dalam jaringan atau online, yang masuk ke daftar pencarian orang (DPO) dari Kamboja.
“Bapak Kapolri memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerja keras timsus gabungan yang terdiri atas Bareskrim Polri, kemudian Divhubinter (Divisi Hubungan Internasional), dan Polda Metro Jaya yang berhasil memulangkan tiga tersangka terkait kasus perjudian,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengutip dari Antara.
Berdasarkan informasi yang diterima, ketiga tersangka tersebut masing-masing atas nama Tjokro Soetrisno, Elvan Adrian Setiawan, dan Ivan Tantowi.
Dedi menerangkan bahwa kasus ini bermula dari penangkapan tiga tersangka pada tanggal 12 Agustus 2022 lalu, yakni tersangka M, tersangka RS, dan MR.
Dari 3 tersangka tersebut, kata Dedi melanjutkan, tim penyidik berhasil mengembangkan dan mendapatkan tiga orang tersangka lainnya.
Berita Terkait
-
Sempat Berdiam di Singapura, Bos Judi Online Kelas Kakap Akhirnya Ditangkap di Malaysia
-
Tiga Tersangka Judi Online Selama Ini Ternyata Sembunyi di Kamboja
-
Kapolri dengan Instruksi Presiden, Menangkap Tiga Tersangka Judi Online di Kamboja
-
Sudah Tiba di Indonesia, Ini Tampang 3 DPO Tersangka Judi Online yang Ditangkap di Kamboja
-
Akhir Pelarian Apin BK Bos Judi Online asal Sumut, Pengamat: Bongkar Juga Siapa Beking Dia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian