Suara.com - Fans Lazio merealisasikan ancaman boikot saat klub tersebut melawan Atalanta, Minggu (9/3/2014). Stadion Olimpico yang biasanya dipenuhi oleh puluhan ribu fans Lazio tampak lengang. Nyaris tidak ada pendukung Lazio yang ada di stadion dalam pertandingan yang dimenangkan oleh Atalanta 1-0 itu.
“Memalukan melihat Stadion Olimpico seperti padang pasir. Kami tengah berupaya untuk mendapatkan hasil yang signifikan tetapi itu sulit tercapai apabila kondisinya seperti ini,” kata pelatih Lazio, Edoardo Reja.
“Kami tidak bermain seperti biasanya. Situasi ini bisa saja terus berlangsung dan ini merupakan kelemahan yang dialami Lazio saat ini. Kami memerlukan fans untuk datang bersama, dua pihak saling membutuhkan,” ujatr Reja.
Salah satu poster yang ada di bangku penonton berbunyi,” Lazio adalah milik kita dan kami akan memberikannya kepada anak-anak kami.”
Para fans Lazio memprotes Presiden Lazio, Claudio Lotito sejak awal musim. September lalu, fans Lazio memboikot 15 menit pertama pertandingan Lazio di Olimpico karena minimnya aktivitas klub di bursa transfer. Kemarahan fans memuncak ketika klub menjual pemain andalan mereka Hernanes ke Inter Milan pada Januari lalu.
Sekitar 40 ribu fans Lazio ikut dalam aksi boikot kepada Lotito. Sikap fans yang tidak ramah kepada Lotito sudah terlihat sejak dia membeli klub itu. Padahal, Presiden klub sebelumnya yaitu Sergio Cragnotti mempunyai hubungan yang baik dengan fans Lazio. Di bawah kepemimpinan Cragnotti, Lazio meraih tujuh gelar juara termasuk Seri A dan Piala Winners. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan
-
Faktor Finansial, Juventus Pastikan Lepas Dusan Vlahovic dengan Status Bebas Transfer
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Sepakat Akhiri Kontrak
-
Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
Duel Prancis vs Maroko Bawa Nuansa Pasca-Kolonial di Piala Dunia 2026