Suara.com - Atletico Madrid berhasil menggeser rival terdekatnya Real Madrid dari puncak klasemen sementara La Liga, setelah menang 2-0 atas tuan rumah Real Betis dalam laga yang digelar di Estadio Benito Villamarin, Minggu (23/3/2014).
Dengan kemenangan itu Atletico kini mengoleksi 70 poin dari 29 laga, sama dengan Madrid yang berada di puncak klasemen. Atletico berhak duduk di puncak klasemen, karena peraturan La Liga tidak menghitung selisih gol, tetapi hasil head to head jika dua tim punya poin sama. Musim ini Madrid sekali kalah dan sekali imbang saat menjamu Atletico di La Liga.
Madrid masih punya peluang untuk menjauh dari tim sekota Atletico, jika menang atas Barcelona di laga akbar El Clasico di Santiago Bernabeu beberapa saat lagi. Madrid dan Barcelona, yang berada di urutan ketiga, baru bermain 28 kali.
Gol Atletico dalam laga kontra Betis dicetak oleh Gabi pada menit 58 dan Diego Costa pada menit 64.
Atletico secara umum mendominasi laga dengan 63 persen penguasaan bola. Serangan-serangan Atletico kian gencar dan mematikan ketika striker Betis, Braian Rodriguez diganjari kartu merah, setelah menerima kartu kuning kedua.
Bermain dengan 10 pemain, pertahanan Betis lebih mudah ditembus oleh pemain-pemain Atletico. Buktinya pada menit 58 Gabi melepaskan tembakan keras dari luar kotak pinalti yang gagal diantisipasi penjaga gawang Antonio Adan. Enam menit berselang giliran Costa yang mencetak gol setelah menerima umpan terobosan cantik dari Koke.
Dengan hasil itu Betis kian terpuruk di dasar klasemen dengan hanya 19 poin dari 29 laga.
Susunan pemain:
Real Betis (4-4-2): Antonio Adán; Francisco Chica Torres, Paulao, Antonio Amaya (Nono 27), Juan Carlos (Cedric 70), Jordi Figueras Montel; Juanfran, Alfred Ndiaye, Lorenzo Reyes (Mati 75); Braian Rodríguez, Jorge Molina.
Atletico Madrid (4-4-2): Thibault Courtois; Diego Godi, Filipe Luis, Francico Juanfran, Miranda; Mario Suarez, Koke (Jose Ernesto Sosa 83), Arda Turan (David Villa 66), Gabi; Raul Garcia (Diego 60), Diego Costa. (Goal/ Soccernet)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan