Suara.com - Brasil mengawali pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2014 Grup A dengan hasil yang baik setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 3-1 di Arena Corinthians, Sao Paulo, Jumat (13/6/2014) dinihari WIB. Neymar menjadi bintang kemenangan Brasil setelah menyumbangkan dua gol bagi Selecao.
Kroasia mencoba menekan di awal namun tendangan kaki kanan Mateo Kovacic masih berada di samping gawang saat laga baru berjalan satu menit. Sementara Brasil mencoba mengancam lewat sundulan David Luiz yang masih terlalu lemah sehingga masih dapat diamankan kiper Kroasia Stipe Pletikosa di menit ke-5.
Kroasia juga langsung balik menekan namun sundulan Ivica Olic tidak sempurna karena sempat dihalangi pemain belakang Brasil. Sedangkan usaha Paulinho lewat tendangan kerasnya di menit ke-8 masih dapat diblok pemain Kroasia sehingga menghasilkan sepak pojok. Sedangkan sebuah serangan balik Kroasia menghasilkan gol.
Sebuah crossing yang dilakukan oleh Ivica Olic ke depan gawang gagal didapat oleh Nikica Jelavic dan bola hasil tendangannya mengenai kaki Marcelo dan masuk ke dalam gawang sendiri. Gol bunuh diri Marcelo tersebut membuat Kroasia unggul 1-0 di menit ke-11. Sementara Brasil mencoba mengejar ketertinggalannya.
Pada menit ke-14 sebuah crossing dilepaskan oleh Oscar dari sayap kanan gagal dimanfaatkan oleh dua pemain Brasil termasuk Neymar yang gagal menyambut bola tersebut. Serangan terus dilakukan oleh tuan rumah namun beberapa kali usaha yang dilakukan oleh Neymar dan kawan-kawan masih dapat dipatahkan pemain Kroasia, termasuk kiper .
Pada menit ke-21, sebuah tendangan Oscar dari luar kotak penalti nyaris menjebol gawang Krosia namun Pletikosa masih mampu membloknya. Pada menit ke-26, Neymar mendapatkan kartu kuning dan ini menjadi kartu kuning pertama di Piala Dunia 2014. Sementara Kroasia kembali mencoba menekan.
Namun, Neymar akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-28. Bintang Barcelona ini melakukan serangan balik dan melepaskan tendangan kaki kirinya ke tiang gawang Kroasia. Bola pun memantul masuk ke dalam gawang. Gol Neymar pun disambut gembira fans Brasil yang memenuhi stadion Arena Corinthians.
Tekanan masih coba dilakukan oleh tuan rumah Brasil. Pada menit ke-43, Neymar kembali mengancam namun kali ini tendangannya masih berada di samping gawang Kroasia. Sedangkan tendangan Hulk di area kotak penalti masih melambung tinggi. Hingga turun minum kedudukan masih tetap imbang 1-1.
Babak kedua, Brasil kembali mencoba menekan namun belum ada serangan berbahaya ke gawang Kroasia. Begitu juga Kroasia beberapa kali mencoba membuka peluang ke daerah pertahanan Brasil. Kroasia melakukan pergantian pemain di menit ke-60, setelah pelatih Niko Kovac menggantikan Mateo Kovacic dengan Marcelo Brozovic.
Pelatih Brasil Luiz Felipe Scolari juga melakukan pergantian pemain dengan memasukan Hernanes menggantikan Paulinho. Pada menit ke-65, Neymar melakukan sebuah pergerakan yang cukup berbahaya ke daerah pertahanan Kroasia dan dihentikan dengan keras oleh Vedran Corluka sehingga bek Kroasia tersebut mendapatkan kartu kuning.
Sementara Alves yang mengambil tendangan bebas tersebut gagal memanfaatkan peluangnya setelah tendangnnya masih berada tipis di atas mistar gawang Kroasia. Namun nasib baik masih berpihak kepada Brasil setelah wasit menunjuk titik putih setelah Fred dinyatakan dilanggar oleh Dejan Lovren sehingga pemain tersebut mendapatkan kartu kuning.
Neymar yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik guna membawa Brasil unggul 2-1 di menit ke-72. Meski Pletikosa sempat membaca arah tendangan Neymar namun bola tetap bergulir masuk ke dalam gawang. Sementara usaha Kroasia menyamakan kedudukan masih dapat digagalkan oleh David Luiz ke atas gawang.
Peluang berbahaya datang dari Brasil di menit ke-76 lewat crossing cantik yang dilepaskan oleh Oscar. Namun David Luiz yang menyambutnya di depan gawang gagal memanfaatkan kesempatan tersebut setelah bola hasil sundulannya mengarah ke samping gawang. Serangan masih terus dilakukan oleh para pemain tuan rumah.
Pada menit ke-82, Kroasia sempat menyamakan kedudukan namun gol Ivan Perisic tersebut dianulir karena Olic lebih dulu melakukan pelanggaran saat berebut bola dengan Cesar. Tiga menit kemudian tendangan Modric masih dapat diblok oleh Cesar . Pada menit ke-87, Neymar ditarik keluar dan digantikan oleh Ramires.
Menjelang akhir laga, Oscar sukses memperbesar kemenangan Brasil menjadi 3-1 lewat sepakan kaki kanannya. Kemenangan tersebut membuat Brasil meraih tiga poin pertamanya guna memimpin Grup A, dan sekaligus menjadi awal yang baik bagi tuan rumah yang mengincar trofi Piala Dunia keenamnya.
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat