Suara.com - Jerman dan Aljazair di babak pertama masih bermain sama kuat. Hingga turun minum kedua tim belum mampu mencetak gol dan babak pertama berakhir imbang 0-0.
Pada laga di Estadio Beira-Rio, Selasa (1/7/2014) dinihari WIB, serangan pertama dilakukan oleh Jerman namun Shkodran Mustafi yang menusuk ke depan lebih dulu dinyatakan offside. Dua kali umpan ke depan gawang masih dapat diamankan oleh kiper Rais Mbolhi.
Di menit ke-8, Aljazair memiliki peluang setelah Islam Slimani melepaskan tendangannya namun masih dapat diblok oleh kiper Manuel Neuer yang keluar dari gawangnya. Sementara tidak lama berselang sepakan Bastian Schweinsteiger, masih dapat ditepis oleh Mbolhi.
Pada menit ke-16 sundulan Slimani sempat menjebol gawang Jerman namun gol tersebut dianulir setelah hakim garis menyatakan offside. Serangan datang lagi dari Aljazair namun sepakan Faouzi Ghoulam masih melebar.
Pada menit ke-22, sundulan Thomas Mueller menyambut umpan Ozil masih melambung jauh dari gawang Mbolhi. Tekanan terus dilakukan Jerman dan sebuah tendangan Philipp Lahm masih dapat diblok. Lagi usaha Mueller lewat sundulan masih melenceng dari target.
Tendangan Ozil juga kembali berhasil dapat dibendung oleh Mbolhi. Begitu juga dengan usaha Mario Goetze masih dapat ditangkal oleh kiper Aljazair ini. Sedangkan tendangan keras Toni Kroos di menit ke-44 masih melenceng dari target.
Hingga turun minum belum ada gol yang tercipta dari kedua tim.
Susunan Pemain:
Jerman: 1-Manuel Neuer; 20-Jerome Boateng, 17-Per Mertesacker, 4-Benedikt Hoewedes; 7-Bastian Schweinsteiger, 16-Philipp Lahm, 21-Shkodran Mustafi, 18-Toni Kroos, 8-Mesut Ozil, 19-Mario Goetze; 13-Thomas Mueller
Pemain pengganti: 2-Kevin Grosskreutz, 3-Matthias Ginter, 5-Mats Hummels, 6-Sami Khedira, 9-Andre Schuerrle, 10-Lukas Podolski, 11-Miroslav Klose, 12-Ron-Robert Zieler, 14-Julian Draxler, 15-Erik Durm, 22-Roman Weidenfeller, 23-Chrisoph Kramer
Aljazair: 23-Rais Mbolhi; 4-Essaid Belkalem, 5-Rafik Halliche, 3-Fauzi Ghoulam, 20-Aissa Mandi; 8-Mehdi Lacen, 10-Sofiane Feghouli, 19-Saphir Taider, 22-Mehdi Mostefa; 13-Islam Slimani, 15-El Arabi Soudani
Pemain pengganti : 1-Cedric Si Mohamed, 2-Madjid Bougherra, 6-Djamel Mesbah, 7-Hassan Yebda, 9-Nabil Ghilas, 11-Yacine Brahimi, 12-Carl Medjani, 14-Nabil Bentaleb, 16-Mohamed Lamine Zemmamouche, 17-Liassine Cadamuro, 18-Abdelmoume Djabou, 21-Riyad Mahrez
Wasit: Sandro Ricci (Brazil)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat