Suara.com - Mantan pelatih Timnas U-19, Indra Sjafrie, mengaku mendengar kabar bahwa Persipura Jayapura tengah membidik sejumlah pelatih berpengalaman, termasuk dirinya, untuk membesut tim itu pada musim depan. Namun, Indra mengaku belum dihubungi pihak klub tersebut.
"Saya dengar kabar begitu, tapi saya belum pernah dihubungi (Persipura). Jadi, kalau tidak dihubungi lalu berkomentar, kan tidak enak," kata Indra, ketika dihubungi via telepon menanggapi pemberitaan tersebut, Jumat (14/11/2014) malam.
Indra mengatakan, tidak etis jika memberikan komentar panjang selagi belum ada pembicaraan antara dirinya dan manajemen tim berjulukan Mutiara Hitam itu. Sebagaimana diketahui, Boaz Solossa dan kawan-kawan belum lama ini akhirnya ditinggalkan pelatih Jacksen F Tiago.
"Nantilah, kalau saya dihubungi oleh mereka (Persipura), baru bisa berkomentar," ujar Indra, sembari mengatakan bahwa dirinya sementara ini belum terikat kontrak dengan klub mana pun.
"Tentunya jika saya dihubungi, kan ada sejumlah klausul atau persyaratan. Misalnya saya harus bagaimana untuk klub, dan sebaliknya kewajiban klub terhadap saya," katanya.
Menanggapi pencapaian Persipura pada beberapa musim belakangan, Indra yang semasa menjadi pemain pernah merumput bersama PSP Padang, itu menilai bahwa Boaz dan kawan-kawan merupakan salah satu tim yang konsisten di LSI. Apalagi ketika di musim 2014 Persipura bisa mencapai semifinal AFC, prestasi yang belum pernah ditorehkan oleh klub-klub Indonesia lainnya.
"Prestasi Persipura kalau kita lihat dari dulu konsisten. Jaranglah mereka terlempar ke posisi 3 dan 4, dan bahkan mereka sudah kerap juara," katanya.
"Apalagi di Piala AFC, mereka sudah punya pengalaman hingga semifinal. Saya pikir ke depan, mereka harus bisa lebih berbicara banyak di pentas itu. Dan ini kan bisa jadi pengalaman dan pelajaran bagi Persipura," tambahnya.
Saat disinggung apakah ada tim lain yang sudah menghubunginya sejak tidak lagi melatih Timnas U-19, Indra mengaku sudah ada.
"Termasuk Semen Padang pernah meminta saya. Tapi waktu itu kan tidak etis, karena saya masih bersama PSSI. Selain itu, ada juga tim lain yang sudah hubungi saya," jawabnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026