Suara.com - Mantan pelatih Timnas Sepak Bola U-19, Indra Safrie akan menangani tim Putra Samarinda yang kini telah berubah nama menjadi Bali United Pusam untuk kompetisi Liga Super Indonesia musim depan.
Presiden Direktur Pusam, Harbiansyah Hanafiah yang dihubungi dari Samarinda, Rabu (17/12/2014), mengatakan, penunjukan Indra Safrie sebagai arsitek tim Bali United Pusam pada kompetisi musim depan merupakan perwujudan dari keinginan sponsor utama.
"Sponsor Utama kita yakni Perusahaan Ban Corsa meminta Indra Safrie sebagai pelatih, dengan pertimbangan jangka panjang untuk optimalisasi para pemain muda," ujar Harbiansyah.
"Dengan penunjukan mantan pelatih timnas U-19 sebagai pelatih kepala Pusam, maka posisi Nil Maizar yang sebelumnya digadangkan akan tetap bertahan di Pusam sudah pasti terbantahkan," tambahnya.
Menurut Harbiansyah, Nil Maizar belum menjalani ikatan kontrak dengan Pusam untuk kompetisi musim depan.
"Memang ada negosiasi, tetapi Kontraknya Nil masih belum, karena saya sendiri belum tanda tangan," jelasnya.
Harbiansyah mengatakan bahwa konsep yang akan diterapkan oleh manajemen Pusam pada kompetisi musim depan tetap memprioritaskan para pemain muda.
Konsep tersebut tentunya sejalan dengan kiprah Indra Safrie yang sempat sukses menahkodai tim muda Indonesia U-19.
"Ada 12 pemain muda kita musim lalu yang tetap kita pertahankan, dan sudah pasti akan dilebur dengan pemain lainnya sesuai dengan pemikiran pelatih," katanya.
Harbiansyah menambahkan, dalam waktu dekat Pusam akan menjalani TC ke Jogyakarta, untuk persiapan tim sekaligus seleksi pemain.
"Kita akan bentuk tim ini di Jogya, seleksi dan persiapan tim di sana sebelum kita berkiprah di Bali," ujar Harbiansyah. (Antara)
Berita Terkait
-
Mauro Zijlstra Dipanggil ke Skuad Sea Games, Indra Sjafri: Tunggu Izin Klub
-
Target Piala Dunia U-20, Indra Sjafri Buka Peluang Naturalisasi Pemain
-
Puji Coach STY, Pemain Naturalisasi Ini Juga Sindir Kelakukan Para Pelatih Lokal
-
Setelah Shin Tae-yong, Kini Giliran Indra Sjafri yang Disemprot Bung Towel
-
Timnas Indonesia U-24 Kembali Kalah, Warganet Senggol Nama Tiga Pengamat Ini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK