Suara.com - Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga, yang salah satu tugasnya mengawasi kinerja PSSI, mengundang Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), mahasiswa UI dan suporter Slemania pada rapat keempat guna membenahi sepakbola Indonesia.
"Ada empat tamu yang kami undang dan keempatnya hadir. Yang pertama dari pihak APPI, khususnya dari legal division, kedua dari mahasiswa UI yang tesisnya tentang pengaturan skor, ketiga dari kelompok Slemania dan keempat dari PSSI," kata juru bicara Tim Sembilan Gatot Dewa Broto saat konferensi pers di Kantor Kemenpora Jakarta, Kamis (22/1/2015).
Gatot menyampaikan pada rapat keempat ini PSSI telah memenuhi undangan, namun pertemuan tersebut batal dilaksanakan karena dialog yang belum selesai dengan tiga tamu lainnya, sementara PSSI dijadwalkan bertemu dengan Tim Sembilan pukul 16.00 WIB.
Dalam pertemuan itu, Tim Sembilan membahas yang menjadi fokus dari APPI, seperti hak dan kewajiban pemain, status pemain yang terlambat mendapatkan gaji, serta pemain yang bermasalah dengan agensi mereka.
Tim Sembilan juga mengundang mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang mengambil masalah pengaturan skor sepak bola untuk ditulis pada tesisnya.
Gatot mengungkapkan Tim Sembilan belum mempunyai asumsi adanya pengaturan skor di tubuh PSSI.
"Kami hanya belanja masalah sebanyak mungkin dan ingin tahu bagaimana FIFA mengahadapi masalah pengaturan skor. Kepada mahasiswa tersebut, kami pun tidak memaksanya untuk mengungkapkan di mana pengaturan skor itu ada," kata Gatot yang juga menjabat sebagai Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi tersebut.
Kemudian, pada tamu ketiga, yakni enam suporter Slemania, Tim Sembilan ingin mengetahui kasus sepak bola gajah yang menyebabkan suporter PSS Sleman, Slemania, sempat menyegel kantor PT Putra Sleman Sembada (PSS) pada November 2014.
Dari pertemuan ini, Tim Sembilan tidak menghasilkan rekomendasi seperti pada pertemuan sebelumnya yang membentuk sistem pelayanan terpadu untuk perizinan pertandingan.
Adapun anggota Tim Sembilan yang hadir pada pertemuan keempat, yaitu Oegroseno, Natalia Soebagyo, Eki Sutjipto, Imam Prasodjo, Nur Hasan, dan Gatot S. Dewa Broto. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri