Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Jepang, JFA, membatalkan kontrak pelatih tim nasional senior Javier Aguirre. Hal tersebut dilakukan JFA lantaran kasus pengaturan skor yang melibatkan pelatih asal Meksiko tersebut.
Keputusan mencopot Aguirre dari jabatannya itu diumumkan secara langsung oleh Presiden JFA Kuniya Daini. Pencopotan Aguirre dinilai merupakan langkah tepat karena ditakutkan kasus tersebut akan mengganjal langkah Jepang dalam kampanye menuju Piala Dunia 2018.
"Saat ini kami memutuskan untuk membatalkan kontrak Aguirre," tukas Daini.
"Kami ingin menyampaikan kepada pelatih Aguirre bahwa alasan pembatalan kontrak ini adalah untuk menghindarkan pengaruh buruk terhadap tim nasional yang tengah bersiap-siap memperebutkan tiket ke Piala Dunia," sambungnya.
"Ada kemungkinan dan indikasi bahwa proses peradilan akan segera dimulai," sambungnya lagi.
Aguirre dituding terlibat dalam pengaturan hasil pertandingan antara Real Zaragoza dan Levante di hari terakhir musim 2010/11. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Zaragoza.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Zaragoza yang saat itu ditukangi Aguirre terhindar dari degradasi. (Reuters)
Berita Terkait
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Tumbang Sebelum Perang, Timnas Jepang Terancam Tanpa Dua Bintang Eropa di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027
-
Piala Asia 2027: Tak Gentar Hadapi Jepang, John Herdman Bidik Target Besar
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rotasi Ekstrem Pep Guardiola, Pasrah Kejar Arsenal saat Manchester City Alami Kelelahan Hebat
-
Fantastis! Gaji Lionel Messi Tembus Rp460 Miliar, Ronaldo Gak Tertarik Main di MLS?
-
Daftar 11 Klub Championship Gagal Lolos Lisensi, Operator Siapkan Hukuman Minus Poin
-
Dibuang DPMM FC, Klub Super League Mana yang Bakal Dituju Ramadhan Sananta?
-
Jackpot! Perjudian Pep Guardiola Berbuah Manis, Phil Foden Jadi Kunci
-
Cuma Klub Ini yang Tak Lolos Penilaian Lisensi Super League, Terancam Sanksi Berat!
-
Striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta Resmi Berpisah dengan DPMM FC
-
What a Finish! Nonton Piala Dunia 2026 Bonus Kondom Gratis, Kok Bisa?
-
Carlo Ancelotti Bantah Pemain Real Madrid Sulit Diatur
-
Phil Foden Menggila Saat Manchester City Menghajar Crystal Palace 3-0 Demi Tempel Ketat Arsenal