Paris St Germain's coach Laurent Blanc attends a news conference on the eve of their Champions League Group F match against Barcelona at the Parc des Princes Stadium in Paris
Pelatih Paris St Germain merasa kecewa dengan kekalahan atas Barcelona di leg pertama perempat final. Namun Blanc yakin skuatnya siap membalas di leg kedua di Camp Nou saat para pemain kuncinya kembali dari cedera dan juga hukuman.
PSG menelan kekalahan 1-3 dari Barcelona di depan para pendukungnya di Parc des Princess, Kamis (15/4/2015) dinihari WIB. Luis Suarez mencetak dua gol setelah Neymar membuka kemenangan barca di laga tersebut. Sedangkan satu gol balasan datang dari bunuh diri Jeremy Mathieu.
PSG memang tidak tampil dengan kekuatan penuh pada pertandingan leg pertama ini. Namun saat leg kedua mereka sudah akan kembali diperkuat sang kapten Thiago Silva yang pulih dari cedera, Marco Verratti dan Zlatan Ibrahimovic yang sudah bebas dari hukuman,
Thiago Motta pun sudah mulai pulih dari cedera pangkal pahanya. Blanc pun yakin dengan kembali para pemain kuncinya mereka akan menunjukkan kekuatan sesungguhnya guna membuka peluang lolos ke semifinal saat bertandang ke Camp Nou pekan depan.
"Tentu ini malam yang berat bagi kami. Secara fisik, kami tidak dalam (performa) terbaik kami dan kami kehilangan pemain cedera (termasuk captain Thiago Silva]. Ada banyak lainnya bagi kami jika kami ingin mendapatkan hasil tapi saya tak ingin bicara soal pemain yang absen," kata Blanc dalam situs resmi UEFA.
"Namun, para pemain memberikan yang terbaik - kami tak bermain buruk, hanya tidak cukup untuk meraih hasil. Di atas semua, Barcelona dominan di semua area di lapangan, baik secara teknis dan fisik. Mereka lebih baik dari kami, mereka menguasai bola, dan itu tercermin dalam skor," ujarnya.
"Di leg kedua, PSG akan menjadi tim berbeda. Kami sudah mendapatkan pemain yang selesai hukuman (Ibrahimovic dan Verratti), dan saya belum yakin tentang pemain kami yang cedera. Namun hal utama adalah bahwa kita harus menunjukkan bahwa kita lebih baik dari malam ini. Malam ini saya sangat kecewa," tukasnya.
Baca juga:
Mantan Kiper MU Tantang Van Gaal Persembahkan Trofi
Suarez Panaskan Persaingan Top Skor Liga Champions
Rafael Benitez Pelatih Kejam yang Sulit Dipuaskan
Suporter Serang Ronaldo, Atletico Terancam Hukuman
Ini 10 Orang Terkaya Dunia Pemilik Klub Liga Inggris
Kampus di Kanada Buka Kelas Khusus Pelajari Ronaldo
PSG menelan kekalahan 1-3 dari Barcelona di depan para pendukungnya di Parc des Princess, Kamis (15/4/2015) dinihari WIB. Luis Suarez mencetak dua gol setelah Neymar membuka kemenangan barca di laga tersebut. Sedangkan satu gol balasan datang dari bunuh diri Jeremy Mathieu.
PSG memang tidak tampil dengan kekuatan penuh pada pertandingan leg pertama ini. Namun saat leg kedua mereka sudah akan kembali diperkuat sang kapten Thiago Silva yang pulih dari cedera, Marco Verratti dan Zlatan Ibrahimovic yang sudah bebas dari hukuman,
Thiago Motta pun sudah mulai pulih dari cedera pangkal pahanya. Blanc pun yakin dengan kembali para pemain kuncinya mereka akan menunjukkan kekuatan sesungguhnya guna membuka peluang lolos ke semifinal saat bertandang ke Camp Nou pekan depan.
"Tentu ini malam yang berat bagi kami. Secara fisik, kami tidak dalam (performa) terbaik kami dan kami kehilangan pemain cedera (termasuk captain Thiago Silva]. Ada banyak lainnya bagi kami jika kami ingin mendapatkan hasil tapi saya tak ingin bicara soal pemain yang absen," kata Blanc dalam situs resmi UEFA.
"Namun, para pemain memberikan yang terbaik - kami tak bermain buruk, hanya tidak cukup untuk meraih hasil. Di atas semua, Barcelona dominan di semua area di lapangan, baik secara teknis dan fisik. Mereka lebih baik dari kami, mereka menguasai bola, dan itu tercermin dalam skor," ujarnya.
"Di leg kedua, PSG akan menjadi tim berbeda. Kami sudah mendapatkan pemain yang selesai hukuman (Ibrahimovic dan Verratti), dan saya belum yakin tentang pemain kami yang cedera. Namun hal utama adalah bahwa kita harus menunjukkan bahwa kita lebih baik dari malam ini. Malam ini saya sangat kecewa," tukasnya.
Baca juga:
Mantan Kiper MU Tantang Van Gaal Persembahkan Trofi
Suarez Panaskan Persaingan Top Skor Liga Champions
Rafael Benitez Pelatih Kejam yang Sulit Dipuaskan
Suporter Serang Ronaldo, Atletico Terancam Hukuman
Ini 10 Orang Terkaya Dunia Pemilik Klub Liga Inggris
Kampus di Kanada Buka Kelas Khusus Pelajari Ronaldo
Komentar
Berita Terkait
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Argentina vs Mesir: Sanggupkah Mohamed Salah Eksploitasi Penyakit 'Sombong' Albiceleste?
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal
-
Legasi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia: Deretan Rekor Gila CR7 yang Sulit Dipecahkan