Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Matalitti ketika mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Selasa (21/4) Antara Foto/Reno Esnir.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) hasil kongres Surabaya, La Nyalla Mattalitti gagal bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk kedua kalinya.
"Jadi kita tetep istiqomah, sampai kita diterima (Menpora)," kata La Nyalla di Kantor PSSI Jakarta, Rabu (22/4/2015).
"Jadi kita tetep istiqomah, sampai kita diterima (Menpora)," kata La Nyalla di Kantor PSSI Jakarta, Rabu (22/4/2015).
La Nyalla rencananya akan mengunjungi Menpora di kantornya untuk meminta penjelasan terkait keputusan pembekuan PSSI pada hari ini, namun rencana tersebut tidak terealisasi karena Menteri Imam tidak berada di kantornya.
"Saya tadi dapet berita beliau ada, kita coba datang, tapi nggak ada, terlambat kita kan," kata La Nyalla.
Ia mengatakan tidak akan menyerah mendatangi Menpora dan akan terus mencoba agar bisa bertemu. La Nyalla menjelaskan dirinya perlu mempertanyakan alasan pembekuan PSSI.
"Iya dong, saya kan harus mempertanyakan surat pembekuan alasannya apa, semua kita tanya," kata La Nyalla.
Menurut dia, selama ini pihak PSSI selalu mendatangi Menpora ke kantornya secara langsung tanpa ada koordinasi atau janji sebelumnya dengan pihak Kemenpora.
Sebelumnya pada Senin (20/4/2015) La Nyalla bersama sejumlah pengurus PSSI lainnya sempat berkunjung ke Kemenpora untuk bertemu Menteri Imam, namun usahanya sia-sia karena Menpora sedang berada di Palembang.
La Nyalla bersama pengurus PSSI lainnya baru mengunjungi KOI, KONI, Komisi X DPR RI, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani untuk membicarakan perihal pembekuan organisasi. (Antara)
"Saya tadi dapet berita beliau ada, kita coba datang, tapi nggak ada, terlambat kita kan," kata La Nyalla.
Ia mengatakan tidak akan menyerah mendatangi Menpora dan akan terus mencoba agar bisa bertemu. La Nyalla menjelaskan dirinya perlu mempertanyakan alasan pembekuan PSSI.
"Iya dong, saya kan harus mempertanyakan surat pembekuan alasannya apa, semua kita tanya," kata La Nyalla.
Menurut dia, selama ini pihak PSSI selalu mendatangi Menpora ke kantornya secara langsung tanpa ada koordinasi atau janji sebelumnya dengan pihak Kemenpora.
Sebelumnya pada Senin (20/4/2015) La Nyalla bersama sejumlah pengurus PSSI lainnya sempat berkunjung ke Kemenpora untuk bertemu Menteri Imam, namun usahanya sia-sia karena Menpora sedang berada di Palembang.
La Nyalla bersama pengurus PSSI lainnya baru mengunjungi KOI, KONI, Komisi X DPR RI, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani untuk membicarakan perihal pembekuan organisasi. (Antara)
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Tak Mau Hormati Barcelona, Kylian Mbappe Kena Damprat Joan Laporta
-
Terungkap Umpatan Xabi Alonso ke Pemain Real Madrid Sebelum Dipecat, Mbappe Jadi Biang Kerok
-
Kilas Balik Anak John Herdman Bikin Gol ke Gawang Timnas Indonesia dan Buat STY Tertunduk
-
Harapan Umuh Muchtar usai John Herdman Diresmikan sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Mees Hilgers Siap Buka Kembali Negosiasi dengan FC Twente
-
Eks Mega Bintang Futsal Timnas Brasil Tak Sabar Unjuk Gigi di Indonesia
-
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Berapa Ranking FIFA Bulgaria?
-
Statistik Suram Bulgaria, Timnas Indonesia Era John Herdman Auto Menang?
-
Gus Miftah Nongol di Kandang Arsenal, Doakan The Gunners Juara, Chelsea Minggir Dulu
-
Jadi Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Ternyata Eks Persipura dan Asisten Skuad Garuda