Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tetap pada keputusannya membekukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia meski klub-klub Indonesia Super League menginginkan pemerintah mengakui kepengurusan baru PSSI.
"Sikap pemerintah soal PSSI jelas, tetap dengan keputusan menjatuhkan sanksi administratif terhadap pengurus PSSI dan kegiatan-kegiatannya," kata Imam saat menggelar pertemuan dengan klub-klub ISL di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin.
Imam mengatakan persoalan surat keputusan pembekuan PSSI sudah masuk ke Pengadilan Tata Usaha Negara untuk diuji keabsahannya, sehingga keputusan selanjutnya bergantung pada putusan di meja hijau.
Untuk itu Imam meminta para klub yang mendukung PSSI menghormati langkah hukum yang diambil oleh organisasi sepakbola Tanah Air tersebut untuk menunggu keputusan hukum di PTUN.
"Soal PSSI sekarang telah masuk ke ranah hukum. Pemerintah sudah di PTUN-kan oleh PSSI. Kami hormati jalan hukum yang diambil PSSI, maka klub harus pula menghormati jalan hukum yang diambil PSSI. Biarkan hukum yang memutuskan," kata Imam.
Pernyataan Menpora tersebut menanggapi keinginan klub peserta ISL yang meminta kepengurusan PSSI di bawah pimpinan La Nyalla Mattalitti diakui dan menolak menjalankan kompetisi di bawah naungan Tim Transisi sementara PSSI dibekukan.
"Kami harus tetap berada di bawah PSSI. Kalau di bawah naungan Tim Transisi kami tolak," kata perwakilan klub ISL Aidil Fitri. (Antara)
Baca juga:
Preview Amankan Posisi Barca Kejar Tiga Poin Lawan Getafe
Jadwal dan Siaran Langsung Liga Spanyol Pekan ke-34
Mesra, Pique dan Shakira Tonton Final Tapi Bukan Sepak Bola
Soal Kehadiran Arema dan Persebaya, Ini Penjelasan Kemenpora
Today in History: Diego Simeone, Sosok yang Kembalikan Kejayaan Atletico
Berita Terkait
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Hapus Kekerasan di Sepak Bola, I.League Dukung PSSI Hukum Berat Fadly Alberto
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa