Suara.com - Tiga dari 17 orang anggota Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang salah satu tugasnya mengambilalih kewenangan PSSI mengundurkan diri meski tim tersebut belum bekerja.
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto melalui laman resmi Kemenpora di Jakarta, Senin (11/5/2015), ketiga orang yang mengundurkan diri adalah Velix Wanggai, Darmin Nasution dan Farid Husain.
Ketiga tokoh yang sebelumnya diumumkan secara langsung oleh Menpora Imam Nahrawi itu mengundurkan diri dengan alasan yang relatif sama yaitu terkait dengen kesibukannya.
"Kemenpora sangat memahami dan menghormati hak pengunduran diri tersebut, sedangkan kepada para anggota yang tetap duduk di Tim Transisi, Kemenpora mengucapkan terima kasih dan berharap dapat menjalankan tugasnya dengan baik," kata Gatot S Dewa Broto.
Dari ketiga tokoh tersebut, Velix Wanggai yang merupakan mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi orang pertama yang mengundurkan diri. Disusul berikutnya mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution.
Mundurnya kedua tokoh ini langsung direspon oleh pihak Kemenpora dengan mencari penggantinya. Namun! hingga saat ini belum ditetapkan. Justru kesigapan pemerintah itu kembali dikagetkan dengan mundurnya Farid Husain (Ketua PMI, mantan juru runding Aceh).
"Memang akan dicarikan pengganti. Kemenpora tidak dapat memaksakan atau menahan para tokoh nasional tersebut untuk tetap duduk di bangku Tim Transisi," kata Gatot menambahkan.
Meski ada personel yang mengundurkan diri, pemanggilan anggota Tim Transisi akan segera dilakukan. Sesuai dengan rencana, pemanggilan dan selanjutnya menjalani rapat perdana ini akan dilakukan pekan ini.
Tim Transisi bentukan pemerintah berasal dari banyak kalangan mulai Walikota, pengusaha, politisi, mantan pejabat negara dan militer, praktisi sepak bola hingga artis. Adapun Walikota yang menjadi anggota tim adalah FX Hadi Rudyatmo (Surakarta), Ridwan Kamil (Bandung) dan Eddy Rumpoko (Batu). (Antara)
Berita Terkait
-
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
-
Eks Menpora Dito Akui Sempat Ditanya Penyidik KPK soal Mertua Sekaligus Bos Maktour
-
Erick Thohir Jelaskan Kapan Bonus Medali Emas SEA Games 2025 Cair
-
Minta Atlet Gunakan Bonus dengan Bijak, Erick Thohir: Satu Miliar Banyak Loh
-
Tembus Ratusan Triliun! Industri Olahraga Siap Jadi Raksasa Baru Ekonomi Indonesia
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Sassuolo Dipermak Inter, Fabio Grosso Blak-blakan Salahkan Jay Idzes Cs: Dia Ceroboh!
-
Intip Kontrak Adrian Wibowo, Punya Kans Ikuti Mauro Zijlstra Cs Main di Liga 1?
-
Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
-
Rincian Denda PSSI dari AFC Gegara Suporter Terobos Lapangan di Final Piala Asia Futsal 2026
-
Angin Segar untuk Herdman! 'The Next Sergio Ramos' Buka Pintu Bela Timnas Indonesia
-
Badai Absen Hantam Timnas Indonesia: 5 Pilar Terancam Gagal Tampil di FIFA Series 2026
-
Starting XI Ngeri Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Disesaki Pemain Diaspora?
-
Bang Jago Keturunan Indonesia Makin Bersinar di Eks Klub Sandy Walsh, Bisa Dipanggil John Herdman?
-
AFC Jatuhi Sanksi PSSI Gara-gara Timnas Futsal Indonesia
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Baru Eligible Dinaturalisasi John Herdman