Meski kehilangan penyerang Zlatan Ibrahimovic yang cedera, tim Paris itu segera menghapus rasa gugup pada menit ke-17 ketika Matuidi berlari untuk mengejar operan membelah pertahanan dari Adrien Rabiot.
Ia menguasai bola di tepi kotak penalti, berlari ke arah kiper kiper Jonathan Ligali dan kemudian menaklukkannya dengan mengarahkan bola ke sudut kanan bawah.
Sepuluh menit kemudian, Lavezzi melepaskan sepakan mendatar untuk menuntaskan permainan kolektif yang menghancurkan pertahanan Montpellier, dan membuat Ligali tidak mampu menahan bola untuk kembali masuk ke gawangnya.
Montpellier memperkecil ketertinggalan pada menit ke-40 ketika pemain sayap Anthony Mounier mendapat bola di sisi kanan, dan melepaskan sepakan lob yang gagal dihalau Salvatore Sirigu.
Setelah babak kedua yang mencekam di mana upaya Javier Pastore membentur mistar gawang untuk PSG, para pemain bersorak gembira ketika peluit panjang berbunyi ketika 700 penggemar mereka yang melakukan lawatan menyalakan suar dan merayakan kesuksesan tim kesayangannya.
Ini juga merupakan penutupan yang manis bagi PSG, yang gagal menjadi juara pada 2012 di mana Montpellier-lah yang meraih gelar meski tim ibukota itu difavoritkan menjadi juara.
Monaco menjelang pertandingan putaran akhir pada pekan depan dengan menghuni peringkat ketiga, menyusul kemenangan 2-0 atas Metz yang telah terdegradasi.
Jika mereka mampu menang di markas Lorient akhir pekan mendatang, mereka akan menduduki spot kualifikasi Liga Champions.
Mereka masih dapat dikejar oleh Marseille, yang menang 4-0 di markas Lille, dan Saint Etienne, yang membuat Evian terdegradasi dengan kemenangan 2-1.
Kedua tim terpaut dua angka dari Monaco dan harus memenangi pertandingan-pertandingan mereka -- Marseille menjamu Bastia sedangkan St Etienne menghadapi Guingamp -- untuk memelihara peluang mendapatkan peringkat ketiga.
Lyon kemasukan gol cepat saat menjamu Bordeaux melalui Enzo Crivelli, namun segera mampu menyamakan kedudukan melalui Nabil Fekir pada menit kesembilan.
Evian memerlukan kemenangan untuk menjaga harapan mereka bertahan di kompetisi teratas tetap hidup, namun kekalahan akan berarti mereka bergabung dengan Lens dan Metz di Ligue 2 musim depan. (Antara)
Berita Terkait
-
Fokus Piala Dunia 2026, Ferran Torres Beri Jawaban Ketus soal Rumor Gabung PSG
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
1248 Pemain di Piala Dunia 2026: Manchester City Penyumbang Terbanyak di 12 Negara
-
Pernah Dilatih Andoni Iraola, Bek PSG Ilya Zabarnyi Masuk Radar Transfer Liverpool
-
Persib Bandung Kirim Doa untuk Layvin Kurzawa
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian
-
Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim
-
Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi
-
Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran
-
Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?
-
Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
-
Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal
-
Nanik S Deyang Mundur dari Ketua BGN, Apakah Dapat Tunjangan Seumur Hidup?
-
Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum