Suara.com - Sunderland berhasil memastikan diri bertahan di Liga Primer Inggris musim depan setelah menaham imbang tuan rumah Arsenal dalam laga yang berakhir 0-0 pada Kamis dini hari (21/5/2015) waktu Indonesia.
Berhasil mencegah Arsenal mencetak gol di laga itu, Sunderland kini kokoh di urutan 15 klasemen Liga Primer dengan poin 38. Dengan hanya satu laga tersisa di musim ini, Sunderland sudah mustahil terkejar oleh Hull City yang berada di urutan 17 dengan poin 34.
Kini pertarungan untuk menghindari degradasi akan terjadi antara Hull dan Newcastle United di pekan terakhir Liga Primer, akhir pekan ini. Hull akan menjamu Manchester United. Newcastle, yang hanya mengoleksi poin 36, akan bertarung melawan West Ham.
Arsenal, di sisi lain, juga mendapat berkah dari hasil imbang itu. Satu poin sudah cukup bagi The Gunners untuk memastikan diri lolos ke fase grup putaran final Liga Champions musim depan.
Tim besutan Arsene Wenger itu kini duduk di urutan tiga klasemen dengan koleksi poin 72, terpaut tiga poin dari Manchester United. Meski poinnya masih mungkin disamai oleh MU, tetapi Arsenal punya tabungan gol yang jauh lebih banyak ketimbang Setan Merah.
Adapun laga antara Arsenal dan Sunderland sudah diramalkan akan berlangsung membosankan. Pasalnya Sunderland diyakini datang ke Emirates dengan hanya satu strategi: bermain bertahan dan negatif untuk mencuri satu angka dan mengamankan posisi di musim depan.
Dan strategi itu terbukti dijalankan dengan sempurna.
Di 90 menit laga, Arsenal nyaris tak bisa menembus lapisan pertahanan Sunderland yang kokoh. Sebalinya Sunderland, sangat jarang keluar menyerang. Butuh waktu 29 menit bagi Arsenal untuk melepaskan tembakan yang mengancam gawang tamunya. Sayang kesempatan itu gagal dimanfaatkan oleh Mesut Ozil yang justru menembak ke atas mistar gawang.
Kesempatan bagi Arsenal kemudian datang dari kaki Olivier Giroud. Tetapi dua peluangnya di babak pertama masih melesat melebar dari tiang gawang dan bisa ditepis oleh penjaga gawang Costel Pantilimon yang tampil gemilang.
Di babak kedua Kieran Gibbs dan Alexis Sanchez juga mendapat peluang, tetapi keduanya tak berhasil mengoyak gawang Sunderland. Peluang terbaik Arsenal didapatkan oleh Theo Walcott. Ia sempat berhasil melepaskan bola melewati Pantilimon, tetapi sayang berhasil dibuang oleh Sebastian Coates sebelum melewati garis gawang.
Berhasil meredam Arsenal di lebih dari 90 menit, pemain Sunderland bersorak kegirangan saat wasit meniup pluit tanda berakhirnya laga. Bahkan manajer Dick Advocaat tak bisa menahan air matanya saat melihat tim besutannya berhasil memastikan diri tampil di Liga Primer Inggris musim depan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
2 Rekor Menanti John Herdman Bersama Timnas Indonesia
-
John Herdman Bandingkan Atmosfer GBK dengan Old Trafford, Lebih Riuh Mana?
-
Adu Market Value Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Garuda Lebih Unggul?
-
Mesin Gol di Timnas Indonesia Junior, Ini Statistik Jens Raven yang Dipanggil John Herdman
-
Bantai Lawan Sebelum Hadapi Timnas Indonesia, Bulgaria Punya 3 Pemain Berbahaya
-
4 Bintang Persija Bersinar Bersama Timnas Indonesia, Jordi Amat Bongkar Rahasianya
-
Utak Atik Duel Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Ujian di Semua Lini
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Justru Dukung Bulgaria Juara FIFA Series 2026
-
Tampil Gemilang Bersama Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas Merendah
-
Pelatih Bulgaria Soroti 2 Pemain Timnas Indonesia Sebagai Ancaman