Suara.com - Persipasi Bandung Raya (PBR) sukses mengalahkan Persegres Gresik United dengan skor 2-0 pada pertandingan terakhir turnamen Piala Presdien Grup D di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa(8/9/2015).
Dua gol yang sukses mengantarkan tim PBR terhindari dari posisi buncit Grup D masing-masing diciptakan Nova Arianto (menit 18) serta Davil Laly pada saat pertandingan memauski menit ke 80.
Pelatih PBR, Dejan Antonic usai pertandingan mengatakan kemenangan timnya ini tidak lepas dari semangat dan motivasi seluruh pemain untuk meraih hasil maksimal.
"Khusus pemain muda, kami memang memberikan prioritas untuk menurunkannya pada menit awal di laga ini. Kita bersyukur penampilan mereka bagus dan mampu membantu tim meraih tiga poin penting," jelasnya.
Ia menjelaskan keputusan berani memasang pemain muda bukan karena PBR yang sudah dipastikan gagal melaju ke babak delapan besar melainkan kebiasannya untuk memaksimalkan pemain muda.
"Jika tidak berani memberikan kesempatan bagi pemain muda tentu sulit untuk kemajuan persepakbolaan Indonesia ke depan. Saya coba itu dan ternyata hasilnya juga menjanjikan," katanya.
Pelatih Persegres Gresik United, Liestiadi juga mengaku memanfaatkan laga terakhir ini untuk beberapa pemain muda.
Ia juga mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh baik saat tampil di QNB League dan Piala Presiden 2015.
"Kami ucapkan selamat bagi PBR untuk kemenangan ini. Kami pada tiga pertandingan ini secara statistik bermain maksimal. Hanya memang kita gagal meraih poin dan ini menjadi bahan evaluasi," ujarnya.
Tampil dengan ambisi menghindari juru kunci membuat kedua tim menerapkan strategi penyerangan. Upaya kedua tim belum berhasil setelah bola hanya berkutat di wilayah tengah lapangan.
Peluang baru muncul pada menit ke 13 melalui Yongky Aribowo yang juga tidak mampu membuat timnya unggul.
Peluang pertama ini ternyata membeikan motivasi bagi pemian PBR untuk meningkatkan tensi pertandingan.
Hal itu berjalan cukup efektif dengan lahirnya peluang secara berurutan masing-masing pada menit ke 15, 17 dan 18. Bahkan peluang yang didapatkan pada menit ke 18 itu sukses berbuah gol lewat Nova Arianto.
Gol pembuka pada pertandingan ini berawal dari tendangan sudut yang diambil Yongky Aribowo yang berhasil disambut dengan sundulan oleh Nova yang gagal dijangkau penjaga gawang PBR yang dikawal M Ridwan.
Unggul 1-0 membuat pemain PBR semakin agresif melakukan penyerangan. Sayang permainan dan koordinasi yang tidak maksimal membuat strategi kurang berjalan maksimal.
Sementara Persegres Gresik United yang tertinggal juga mencoba menyamakan kedudukan. Sayang upaya ini juga tidak berjalan efektif hingga wasit meniup peliut untuk kedua tim istirahat (water break).
Pertandingan dilanjutkan, kedua tim tetap berupaya mencari gol tambahan.
PBR yang unggul bermain lebih baik dan melakukan beberapa serangan. Kondisi itu membuat pemain belakang Persegres Romi Agustiawan melanggar Yongky yang membuat wasit memberikan kartu kuning pada menit ke 38.
Wasit kembali memberikan kartu kuning bagi pemian Persegres yakni Kacung setelah melanggar keras pemain PBR pada menit ke 43.
Peluang dari Yongky inipun menjadi yang terakhir bagi kedua tim sebelum akhirnya wasit meniup peluat tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, kendali permaian kembali diperagakan tim PBR. Sejumlah peluang juga hadir meski gagal memperbesar keunggulan PBR.
Sementara Persegres Gresik United juga memberikan respon melalui satu peluang dari Riko Simanjuntak pada menit ke 59. Sayang tendangan Riko setelah sukses melewati pertahanan PBR itu terlalu lemah yang tidak menyulitkan penjaga gawang Deniss Romanov.
Persegres melakukan pergantian dua pemain sekaligus masing-masing Peluang kembali didapatkan menit ke 65 melalui Ghozaly Siregar yang masuk di babak kedua setelah mendapatkan umpan matang dari Yongky dari tengah lapangan. Namun peluangnya gagal berbuah gol setelah tendangannya berhasil dibelokkan pemain bertahan Persegres.
PBR akhirnya sukses menambah keunggulan ada menit ke 80 melalui David Laly. Gol yang lahir dari tendangan keras ini berawal dari umpan Ghozaly Siregar dari sudut kanan pertahanan lawan.
Davil Laly yang berdiri bebas sukses melakukan tendangan keras yang gagal digapai kiper Persegres. Gol kedua tim PBR ini terus bertahan hingga berakhirnya pertandingan.
(Antara)
Berita Terkait
-
Makin Sengit! JDT hingga Lion City Sailors Dikabarkan Ikut Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026 Makin Meriah, DPMM FC Brunei Pastikan Ambil Bagian
-
Drawing Piala Presiden 2026 Rampung: 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras