Suara.com - Portugal memastikan satu tiket ke putaran final usai mengalahkan Denmark 1-0 pada kualifikasi Euro 2016, Jumat (9/10/2015). Dengan lolosnya Portugal ke Prancis, Cristiano Ronaldo kembali berpeluang membawa timnya menjadi juara Piala Eropa.
Adalah Joao Moutinho yang menjadi pahlawan Portugal. Golnya pada menit ke-66 memastikan Portugal lolos ke Prancis. Portugal menguasai puncak klasemen Grup I dengan 18 poin, unggul 6 poin dari Denmark dan 7 poin atas Albania.
Putaran final Euro 2016 akan menjadi penampilan keempat Ronaldo bersama Portugal di Piala Eropa. Sebelumnya, Ronaldo telah tiga kali membela Portugal yakni pada Euro 2004, 2008 dan 2012.
Dari tiga penampilan itu, Ronaldo belum pernah mengangkat trofi. Prestasi tertinggi Ronaldo bersama Portugal saat timnya menjadi finalis Euro 2004.
Saat itu, Portugal yang menjadi tuan rumah takluk dari tim kuda hitam Yunani di partai puncak. Pada Euro 2004, Ronaldo mencetak 2 gol dari 6 penampilan.
Empat tahun kemudian, Ronaldo kembali membela negaranya di Euro 2008 yang berlangsung di Austria dan Swiss. Ronaldo yang mencetak 1 gol dari 3 penampilan hanya mengantarkan Portugal hingga perempat final setelah disingkirkan Jerman 2-3.
Kegagalan Ronaldo membawa Portugal juara kembali terulang pada Euro 2012 di Polandia dan Ukraina. Ronaldo hanya mengantarkan timnya ke semifinal dengan torehan 3 gol dari 5 pertandingan. Adalah Spanyol yang menggagalkan langkah Portugal ke final melalui drama adu penalti 2-4.
Di level klub Ronaldo adalah pemain yang tidak tertandingi. Namun di timnas, CR7 belum pernah merasakan eforia menjadi juara. Mampukah Ronaldo melakukannya di Euro 2016?
Berita Terkait
-
9 Pemain Kejar Rekor Gila di Piala Dunia 2026: Dari Messi hingga Kylian Mbappe
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Profil Timnas Portugal: Transformasi Selecao das Quinas, Kekuatan Menakutkan di Piala Dunia 2026
-
Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!