Suara.com - Tim Mitra Kukar menjalani persiapan khusus di Kota Batu, Jawa Timur, untuk menghadapi laga final turnamen Piala Jenderal Sudirman melawan Semen Padang di Stadion Gelora Bung Karni Jakarta, Minggu (24/1).
"Kami tidak buru-buru berangkat ke Jakarta dan memilih melakukan persiapan di Kota Batu saja," kata Asisten Manajer Tim Mitra Kukar Nor Alam saat dihubungi dari Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa.
Mitra Kukar melangkah ke babak final setelah mengalahkan Arema Cronus melalui adu penalti yang berakhir 4-2, setelah kedudukan sama kuat 3-3 selama dua kali pertemuan.
Pada pertemuan pertama di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim, tuan rumah Mitra Kukar menang tipis 2-1. Sementara pada pertemuan kedua di Malang, Minggu (17/1), Mitra Kukar menyerah 1-2 dari Arema Cronus.
Selepas laga semifinal tersebut, Zulkifli Syukur dan kawan-kawan tetap bermalam di Malang dan selanjutnya berpindah ke Kota Batu, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Malang, untuk menjalani latihan dan persiapan.
"Kami akan berangkat ke Jakarta pada hari Jumat (22/1), kemudian Sabtu (23/1) mencoba lapangan Stadion Utama GBK," ujar Nor Alam.
Sementara itu, pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra mengungkapkan sejumlah pemain utamanya harus mendapat istirahat, karena mengalami cedera setelah laga melawan Arema Cronus.
Pemain yang cedera tersebut, antara lain Rodrigo Dos Santos, Risky Pellu, Michael Orah, Shahar Ginanjar, Patrick Dos Santos, dan sang kapten Zulkifli Syukur.
"Memang beberapa pemain saya cedera, namun secara mental mereka sangat baik. Buktinya, mereka tampak ceria dan bisa tertawa lepas," kata Jafri.
Ia berharap dalam waktu beberapa hari ini, kondisi para pemainnya bisa kembali bugar dan siap dimainkan menghadapi Semen Padang di laga final.
Bonus Mengalir Pada bagian lain, manajemen tim Mitra Kukar menepati janji untuk memberi bonus jika tim berjuluk "Naga Mekes" itu berhasil lolos ke babak final turnamen Piala Jenderal Sudirman.
"Sesuai dengan janji kita, pemain mendapatkan bonus setelah memastikan lolos ke final," ujar CEO Mitra Kukar Endri Erawan, tanpa menyebutkan jumlah bonus tersebut.
"Ya pokoknya ada. Yang pasti, bonus ini proporsional terhadap kerja keras semua pemain," tambahnya.
Selain itu, Ketua kelompok suporter Mitra Kukar dari kalangan perempuan yang menamakan diri "Mitgirl", Ria Handayani, juga merogoh sakunya untuk memberikan bonus kepada para pemain Mitra Kukar.
Ria Handayani yang juga Direktur Marketing Mitra Kukar itu memberikan uang sebesar Rp20 juta yang dibagi-bagikan kepada pemain melalui kapten tim Zulkifli Syukur.
"Ini merupakan sejarah bagi Kukar, semua ikut bangga. Mereka layak mendapatkan bonus," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jejak Rita Widyasari: Dari Jersey Mitra Kukar Jadi Rompi Koruptor
-
Kisah Tragis Mitra Kukar, Dulu Jadi Tim Kaya Raya Kini Putuskan Bubar dan Tak Ikuti Liga 3 2023
-
Teranyar Stefano Beltrame, Ini 5 Eks Juventus yang Berkarier di Liga Indonesia
-
Kisah Mualaf Pesepak Bola Argentina, Sempat Mondok di Pesantren Kalimantan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
-
Dituduh Diving, Kapten Leeds United Tampil Interview dengan Luka di Kepala