Suara.com - Tropi turnamen Piala Jenderal Sudirman akan diarak dari Purbalingga Jawa Tengah ke Jakarta sebelum diperebutkan oleh Semen Padang dan Mitra Kukar pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (24/1/2016).
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Jakarta, Rabu (20/1/2016) mengatakan, momen final turnamen yang digagas oleh TNI ini juga sebagai puncak peringatakan HUT Jenderal Sudirman yang ke-100 tahun.
Dengan demikian ada dua momen besar yang akan berlangsung, katanya.
"Tanggal 24 bukan hanya pertandingan final, tapi juga hari bersejarah ke-100 tahun Panglima Besar Jenderal Sudirman," katanya di sela temu wartawan di kawasan Gelora Bung Karno Senayan.
Menurut dia, diaraknya tropi dari Purbalingga ke Jakarta merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada Panglima Besar Jenderal Sudirman. Selain itu sebagai tonggak semangat bagi pemuda Indonesia.
"Panglima Besar Jenderal Sudirman merupakan tokoh muda kelahiran Purbalingga. Beliau meninggal dalam usai 34 tahun. Kami berharap momen ini bisa mendongkrak semangat pemuda Indonesia," katanya menambahkan.
Sementara itu, CEO Mahaka Sports and Entertaiment selaku promotor turnamen, Hasani Abdulgani mengatakan sesuai dengan rencana tropi yang akan diarak dari Purbalingga menuju Jakarta, Kamis (21/1) adalah replika yang sama persis dengan tropi yang asli.
"Hari ini kita berangkat ke Purbalingga karena malam nanti akan ada penyambutan oleh masyarakat. Besok pagi baru akan diarak dengan menggunakan tandu," katanya saat dikonfirmasi.
Menurut dia, tropi Piala Sudirman ini akan diarak lebih dari 300 km. Adapun mekanismenya adalah setiap 15 km akan terjadi penggantian tim yang akan membawa tropi. Tropi saat masuk Jakarta tidak langsung dibawa ke Senayan namun akan disimpan di Museum Satria Mandala.
"Kami berharap jam dua siang sebelum final tropi sudah masuk Jakarta. Yang jelas semua persiapan untuk kegiatan ini siap dijalankan," katanya menambahkan.
Turnamen Piala Jenderal Sudirman merupakan turnamen untuk mengisi kekosongan kompetisi setelah PSSI dibekukan oleh pemerintah. Peserta turnamen ini didominasi klub dari Indonesia Super League (ISL). (Antara)
Berita Terkait
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?