Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menghormati keputusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang memenangkan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Ketua Umum PSSI yang juga Ketua Kadin Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti terkait penetapan tersangka oleh Kejati Jawa Timur.
"Kami hormati proses dan putusan peradilan tersebut. Ini menunjukkan bahwa sejak semula memang Kemenpora tidak ada kepentingan apapun dalam masalah tersebut," kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Kasus yang melibatkan Ketua Umum PSSI ini memang terus menjadi pembicaraan karena dinilai juga melibatkan pihak Kemenpora. Hanya saja, kementerian yang dipimpin oleh Imam Nahrawi ini dengan tegas menyatakan jika permasalahan yang membelit La Nyalla Mattalitti ini tidak ada sangkut pautnya.
Bahkan, pihak Kemenpora tidak mengambil pusing keputusan dari PN Surabaya terkait praperadilan La Nyalla Mattalitti. Kemenpora hanya meminta pria yang juga Ketua Kadin Jawa Timur ini pulang ke Indonesia dan menyelesaikan permasalahan persepakbolaan nasional termasuk PSSI.
"Pulanglah, kenapa harus di sana (luar negeri)," kata pria yang juga Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu.
Sebelum adanya putusan pengadilan terkait penetapan tersangka kasus IPO Bank Jatim, La Nyalla Mattalitti dikabarkan meninggalkan Indonesia. Bahkan, tidak menghadiri pemanggilan yang dilayangkan oleh Kejati Jawa Timur. Selain itu, juga dilakukan pencekalan oleh Imigrasi hingga pencabutan paspornya.
Dengan adanya keputusan praperadilan, peluang Ketua Umum PSSI untuk kembali ke Tanah Air memang terbuka. Jika hal tersebut terealisasi proses audiensi ke Kemenpora terkait penyelesaian konflik persepakbolaan nasional yang berlanjut dengan pembekuan dan sanksi FIFA kemungkinan akan terlaksana. Apalagi kasasi Kemenpora terkait pembekuan PSSI juga ditolak.
Surat audiensi PSSI kepada pihak Kemenpora dengan Nomor 93/54/III/2016 tanggal 22 Maret 2016 sudah ditanggapi oleh pemerintah dan dalam surat balasannya tertanggal 31 Maret 2016 menegaskan jika Menpora secara prinsip menyampaikan persetujuan untuk menerima audiensi Pengurus PSSI secepatnya. Namun demikian dengan satu catatan, bahwa Pengurus inti PSSI yang akan hadir harus lengkap, termasuk Ketua Umum PSSI.
Sementara itu, Direktur Hukum PSSI Aristo Pangaribuan meminta kasus La Nyalla Mattalitti tidak dikaitkan dengan PSSI karena permasalah yang ada murni terkait masalah Kadin Jawa Timur.
"Jangan kait-kaitkan dengan PSSI karena ini dua hal berbeda," katanya saat dikonfirmasi.
Menurut dia, yang harus dipersoalkan saat ini adalah putusan MA yang saat ini sudah diterima Kemenpora. Pihaknya menilai, jika sampai 17 April tidak ada tanggapan dari Kemenpora maka SK pembekuan PSSI akan gugur dengan sendirinya dan induk organisasi sepak bola Indonesia akan kembali aktif setelah sebelumnya dibekukan Kemenpora.
Tag
Berita Terkait
-
Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain
-
Drawing Piala Presiden 2026 Rampung: 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
Indonesia Disebut Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Buka Suara
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi