Suara.com - Bintang Prancis Antoine Griezmann menegaskan bahwa dia tidak "anti-Karim Benzema". Ia pun berharap striker Real Madrid ini mendapatkan kesempatan lagi untuk memperkuat Les Bleus.
Benzema tidak masuk dalam seleksi untuk tim Prancis di Euro 2016. Ia diduga terlibat melakukan pemerasan kepada rekan setimnya di tim Prancis, Mathieu Valbuena.
Sementara bintang Atletico Madrid Griezmann telah telah dipuji karena perilakunya di dalam dan luar lapangan. Namun Griezmann pun mengungkapkan bahwa dia juga telah melakukan kesalahan di masa lalu.
Ia sempat dilarang bermain selama 13 bulan setelah terlibat insiden dengan timnas U-21 Prancis pada November 2012. Sanksi itu diberikan karena dia mendatangi nightclub di antara dua laga penting.
Kini Griezmann pun membela Benzema untuk dapat kembali memperkuat tim Prancis. "Apa artinya menjadi anti-Benzema. Kita semua memiliki kepribadian kita sendiri?," ungkapnya kepada Parisien Magazine.
"Kami harus tahu kapan harus dilupakan. Saya juga beruntung. Apa yang terjadi dengan Perancis U-21 ini mengubah saya. Saya baru berusia 18 atau 19 pada saat itu," kata Griezmann.
"Saya hanya seorang anak yang tiba di dunia sepak bola profesional dan pemikiran bisa melakukan apa saja yang diinginkan. Tapi saya telah belajar dari kesalahan saya. Saya telah melakukan segalanya untuk berubah, baik di dalam dan luar lapangan."
"Ini sama dengan Patrice Evra. Orang-orang yang berhasil keluar seolah-olah dia pengaruh buruk saat saya bergabung dengan timnas, tetapi dia sebenarnya orang yang mendorong kami semua." (Scoresway)
Berita Terkait
-
Setelah Franck Ribery, Nama Benzema Juga Muncul di Epstein File? Otoritas Hukum AS Bilang Begini
-
Debut Sensasional Karim Benzema di Al Hilal, Cetak Hattrick dan Satu Assist
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main Gara-gara Klub Pelit di Bursa Transfer
-
Negosiasi Buntu! Karim Benzema Tinggalkan Al-Ittihad, Lanjut Karier ke Al Hilal
-
Karim Benzema Buka Peluang Balik ke Real Madrid, tapi Ada Syaratnya
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga