- Uni Papua FC berpartisipasi dalam Mae Sariang Friendship Tour di Thailand pada 13–15 Februari 2026, mengusung kampanye "Football For Peace".
- Tiga pelatih dikirim untuk berbagi pengalaman tentang resolusi konflik, toleransi, dan pembentukan karakter melalui sepak bola kepada 300 peserta.
- Keikutsertaan didasari undangan Dr. Joe Manickam (Arelti), menunjukkan kontribusi Indonesia dalam diplomasi olahraga dan kemanusiaan internasional.
Suara.com - Perkumpulan Sepak Bola Uni Papua atau Uni Papua FC terus memperluas pengaruh gerakan sosialnya ke level internasional. Berdiri sejak 2013 dengan fokus pembentukan karakter anak melalui sepak bola, organisasi ini konsisten mengusung kampanye “Football For Peace” sejak 2017 dan kini menjangkau komunitas lintas negara.
Pada 13–15 Februari 2026, Uni Papua FC ambil bagian dalam Mae Sariang Friendship Tour yang digelar di Mae Sariang, wilayah perbatasan Thailand–Myanmar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun jembatan persaudaraan melalui olahraga di kawasan yang memiliki dinamika sosial cukup kompleks.
Uni Papua FC mengirim tiga pelatih utama: Frans Gasper Paraibabo (lisensi AFC B) sebagai pelatih kepala, Willy Gultom (lisensi PSSI C), serta pelatih utama perempuan sekaligus Sekretaris Umum Uni Papua FC, ‘Bunda’ Hirma Sjarif, yang dikenal luas sebagai aktivis pembinaan usia dini dan pemulihan cedera atlet.
CEO Uni Papua FC, Harry Widjaja, menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka merupakan undangan dari Dr Joe Manickam, Founder Arelti, NGO berbasis di Kansas, Amerika Serikat.
Agenda tersebut meliputi pelatihan, training, dan berbagi pengalaman kepada guru sekolah, pelatih sepak bola, siswa sekolah dasar hingga menengah, serta komunitas olahraga setempat.
“Komitmen Uni Papua FC pada gerakan Sepakbola Perdamaian telah mendapatkan perhatian dari beberapa organisasi di dunia, kami mengirimkan 3 Pelatih terbaik untuk mengajarkan materi pelatihan tentang resolusi konflik, pengembangan komunitas, toleransi, pembentukan karakter dengan bermain sepakbola,” ujar Harry Widjaja dalam keterangannya.
Kegiatan bertema One Game, One Community, One Shared Future itu melibatkan tujuh organisasi lain, termasuk Polisi Perbatasan dan Imigrasi Thailand, Midian Leadership, Arelti, serta organisasi lokal Thailand.
Lebih dari 300 peserta hadir, mulai dari siswa, guru, pelatih olahraga hingga para pendidik di wilayah tersebut.
Baca Juga: 4 Sepatu Lari Kanky yang Cocok untuk Jogging Santai, Ringan dan Empuk!
Pembina Uni Papua FC, Dr. Abdurrahman M. Fachir, menilai partisipasi ini sebagai bentuk nyata kontribusi Indonesia dalam diplomasi olahraga dan kemanusiaan lintas negara.
“Terima kasih atas dukungan KBRI di Bangkok, Dukugan CSR dari rekan-rekan di Indonesia yaitu Silverstream Sehat dan TDR Motor, yang mendukung pengiriman 3 Pelatih dari Uni Papua FC, kiranya dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi setiap pihak di Indonesia untuk menjadi bagian dalam gerakan Perdamaian menggunakan Sepakbola,” imbuh Harry Widjaja.
Apresiasi juga datang dari Dr Joe Manickam atas kontribusi Uni Papua FC dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih banyak, Pak, sudah berbagi tentang tim Anda kepada kami. Mereka tampil sangat baik.
Paparan mereka mengenai pekerjaan Uni Papua sangat menginspirasi para pemimpin di sini,” katanya.
“Para pemimpin sering menyampaikan bahwa mereka memiliki pemain-pemain bagus di sini, tetapi tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan permainan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Calvin Verdonk Lolos Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia Bersama Lille
-
Jacksen F. Tiago Terpukau Talenta Sepak Bola Putri Surabaya di MLSC 2026
-
Pesta Penutup Musim PSG Dirusak Comeback Dramatis Paris FC
-
Drama Menit Akhir! Pesta Juara Inter Milan Dicoreng Tim Degradasi Hellas Verona
-
Timnas Indonesia Panggil Pemain InggrisAustralia untuk TC Piala AFF U-19 2026
-
Vinicius Jr Jadi Penentu Kemenangan Real Madrid atas Sevilla, Aksi Egois Mbapp Tuai Sorotan
-
Perpisahan Emosional di Camp Nou: Barcelona Tekuk Real Betis, Lewandowski Ucapkan Selamat Tinggal!
-
Guncang Piala Dunia 2026, Antoine Semenyo: Ghana Siap Kalahkan Semua Tim Top!
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persib: Bisa Juara Malam Ini Maung Bandung?
-
Link Live Streaming Persijap vs Borneo FC: Misi Pesut Etam Jaga Asa Juara