Suara.com - Legenda Manchester United, David Beckham, memuji mentalitas striker kawakan asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic. Beckham menilai, sejak dia pertama kali bermain bersama Ibrahimovic, tak ada yang berubah dari diri striker berusia 35 tahun itu.
Menurutnya, Ibra--sapaan akrab Ibrahimovic--tetaplah seorang juara dan memiliki mental pejuang. Kedua faktor itulah yang dinilai Beckham membuat Ibra pantas kembali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Swedia 2016, Senin (21/11/2016) lalu.
"Fisik, gairah, dan cintanya terhadap sepakbola tak berubah," kata Beckham kepada TV4Sport. "Dia masih jadi salah satu pemain terbesar dalam dunia sepakbola--itulah kenapa saya senang dia bermain di MU sekarang."
"Bagi saya, Zlatan pemain yang berkelas, selalu ingin menang, dan dia buktikan itu ketika saya pindah ke PSG. Dia salah satu pemain yang tak peduli dimana dia bermain, apakah di pertandingan penting atau di lapangan latihan, dia selalu ingin menang."
"Dia seperti salah satu anak saya jika tidak menang. Dia akan jadi kecewa dan marah. Bagi saya, dia seorang juara," lanjut Beckham yang pernah semusim bermain bersama Ibra di PSG; musim 2012/13.
Penghargaan Pemain Terbaik Swedia 2016 yang didapat Ibra merupakan gelar ke-10 secara beruntun yang didapatnya dan ke-11 dalam kariernya. (Soccerway)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun