Suara.com - Mega bintang Barcelona, Lionel Messi, dikabarkan marah besar kepada mantan rekan setimnya Neymar. Penyebabnya, lantaran Neymar menghasut Philippe Coutinho agar tetap bertahan di Liverpool.
Coutinho memang marak diberitakan selama beberapa minggu terakhir tengah didekati Barcelona.
Pihak Liverpool sendiri telah menegaskan tidak menjual aset berharganya itu dan telah menolak tawaran. Namun, Barcelona terus 'menggoda' dengan biaya transfer yang besar.
Messi--yang memiliki pengaruh besar di klubnya--dikabarkan telah meminta Ernesto Valverde untuk mengajukan tambahan pemain baru. Salah satunya Coutinho.
Tapi, dilansir media Spanyol, Diario Gol, dikutip dari Daily Star, Rabu (30/8/2017), Neymar menyarankan Coutinho untuk tetap tinggal di Liverpool.
Neymar memberitahu Coutinho, jika ada masalah yang mengakar di klub dan harus memastikannya dengan jelas.
Selain itu, Neymar juga memperingatkan rekan senegaranya itu bahwa dia akan bermain di bawah tekanan besar dari fans Barcelona jika dibeli dengan harga yang besar dari Liverpool.
Hasutan ini, dituliskan pihak Diario Gol, telah membuat Messi geram. Dia merasa perilaku Neymar tersebut tak ubahnya 'menusuk dari belakang'.
Baca Juga: Hadiri Persidangan, Carroll Jelaskan Kronologis Ditodong Perampok
Foto: Pemain tengah Liverpool asal Brasil, Philippe Coutinho. [AFP]
Neymar sendiri telah pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) dan telah diperkenalkan ke publik pada, Jumat (4/8/2017) lalu.
PSG harus merogoh kocek 222 juta euro (sekitar Rp3,4 triliun) dari Barcelona. Banderol ini menjadikan Neymar pemain termahal di dunia.
Barcelona sendiri telah mendapatkan pengganti Neymar akhir pekan lalu, yakni Ousmane Dembele. Winger berusia 20 asal Prancis ini direkrut dari Borussia Dortmund dengan banderol 135 juta poundsterling.
Sementara itu, Neymar dan Coutinho saat ini tengah fokus latihan bersama tim nasional Brasil.
Keduanya masuk dalam daftar 23 pemain yang disiapkan pelatih Tim Samba, Tite, untuk menghadapi lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan, melawan Ekuador (31 Agustus) dan Kolombia (5 September).
Tag
Berita Terkait
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Barcelona Dihajar 4-0 Atletico Madrid, Frenkie de Jong: Kalau Bukan AI, Ini Skandal!
-
Kolaborasi dengan FC Barcelona, BRI Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus
-
Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0! Diego Simeone Ejek Lamine Yamal
-
Dihajar 4 Gol di Babak Pertama, Hansi Flick Jabarkan Masalah Barcelona saat Hadapi Atletico
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka