Suara.com - Mantan pemain Barito Putra Yongki Aribowo diboyong ke PSMS Medan untuk memperkuat lini depan klub tersebut mengarungi Liga 1 Indonesia yang rencananya mulai bergulir Februari 2018.
"Yongki memiliki kemampuan yang sangat baik, usianya juga masih cukup muda. Dia juga langsung akan dikontrak oleh manajemen," kata pelatih PSMS Medan Djajang Nurdjaman di Medan, Selasa (26/12/2017).
Selain Yongki Aribowo, Djanur juga mengaku sudah mendapat striker asing asal Namibia, Sadney Urikhob yang sebelumnya bermain untuk klub Liga 1 Thailand, BEC Tero Sasana, bahkan, pemain kelahiran 19 Januari 1992 tersebut suda bergabung bersama tim paling lambat awal Januari 2018.
"Mudah- mudahan di awal bulan tahun depan dia (Sadney) sudah ke Medan. Saya rekrut dia juga berkat masukan dari teman-teman dari Thailand yang pernah sama-sama mengikuti kursus pelatih.
"Mereka bilang Sadney adalah pemain yang 'very good' karena bisa bermain di dua posisi, baik striker maupun gelandang serang. Dia juga sering menjadi starting eleven di klub lamanya," kata Djanur.
Dengan tambahan beberapa pemain tersebut, saat ini skuad PSMS berjumlah 20 pemain. Sebelumnya, Djanur juga telah mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Firza Andika (timnas U-19), Erwin Ramdhani (PS TNI), Dhika Bayangkara (PS TNI), Kwon Young Jin (Korsel).
Sedangkan satu pemain asing asal Uruguay Federico Platero Gazzaneo baru akan tiba di Medan pada 30 Desember mendatang.
"Kita masih akan terus merekrut pemain untuk melengkapi 24 atau 25 pemain yang bakal perkuat tim di liga 1 nanti," ucap Djanur.
Lebih lanjut dikatakan Djanur, dengan waktu tersisa kurang dari dua pekan lagi sebelum mengikuti paial Presiden, latihan masih difokuskan pada koletivitas dan taktikal tim.
PSMS juga telah agendakan empat uji coba sebagai persiapan menuju piala presiden. Termasuk menghadapi tim Asam Kumbang pada Rabu (27/12) sore, di Stadion Kebun Bunga. (Antara)
Berita Terkait
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi