Suara.com - Claude Puel telah menjadikan Leicester City semakin efisien sambil tetap mempertahankan identitas mereka sebagai tim dengan serangan balik tanpa belas kasih, kata manajer Liverpool Jurgen Klopp menjelang pertandingan timnya melawan "The Foxes" pada Sabtu (30/12/2017) di ajang Liga Inggris di Anfield.
Puel telah memimpin Leicester mendulang lima kemenangan dan tiga hasil imbang dari 11 pertandingan sejak mengambil alih tim pada Oktober, menambahi gaya bermain dengan penguasaan bola dan operan akurat terhadap "DNA" tahan pukul milik Leicester.
Klopp menyadari perkembangan Leicester dan menunjuk gol brilian penyerang Jamie Vardy saat bermain imbang 2-2 dengan Manchester United pekan lalu sebagai contoh gaya bermain yang cair di antara para penyerang mereka.
"Sejauh ini kami tidak membuat analisis namun saya menyaksikan pertandingan melawan Manchester United -- mereka sekarang benar-benar bermain sepak bola. Mereka tetap tim dengan serangan balik yang indah," kata Klopp kepada situs resmi klub (www.liverpoolfc.com).
"Gol pertama yang mereka bukukan saat melawan United adalah "wow," operan fantastis dari (Demarai) Gray dan (Riyad) Mahrez berada di belakang menunggu untuk Vardy. Itu terlihat begitu mudah."
"Mereka telah menyesuaikan diri dengan baik dan tim yang memainkan sepak bola yang bagus. Itu mungkin merupakan perubahan terbesar sejak Claude Puel masuk."
Liverpool menghuni peringkat keempat di liga dan bertekad mengurangi selisih empat poin di antara mereka dengan tim peringkat ketiga Chelsea. Namun Klopp memperkirakan timnya akan menjalani pertandingan berat melawan Leicester yang berada di peringkat kedelapan.
"Ini akan kembali menjadi tantangan berat. Periode ini dalam setahun benar-benar berat bagi kami semua dan Anda harus bersiap. Saya menyukainya, tentu saja." (Antara)
Berita Terkait
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Apa yang Terjadi Jika Manchester City Dijatuhi Sanksi Pengurangan 60 Poin?
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Krisis Pemain, John Herdman Wajib Lirik 3 Bintang Asal Timur Indonesia Ini
-
Cerita Dramatis Atalanta di Liga Champions, Butuh Keringat dan Darah untuk Lolos 16 Besar
-
Perjalanan Karier Pemain Maluku Daijiro Chirino hingga Membela Klub Cristiano Ronaldo
-
Mudik ke Maluku, Pemain Keturunan Ini Dibuat Geleng-geleng Lihat Indahnya Kampung Halaman
-
Lolos Saja Belum Pasti, Pelatih Malaysia Sudah Pasang Target Juara Piala Asia 2027
-
Performa Gacor, Brentford Perpanjang Kontrak Keith Andrews hingga 2032
-
Hector Souto Ungkap Alasan Panggil Nama-nama Baru untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Bantai MU, Umuh Muchtar Minta Persib Langsung Fokus Hadapi Persebaya Surabaya
-
3 Kerugian Emil Audero jika Gabung Juventus, Lebih Baik Bertahan di Cremonese
-
Alasan Tim Laskar Kalinyamat Rekrut Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong, Kiper Persijap Naik Level