Suara.com - Diego Costa tidak sabar untuk memulai masa kerja keduanya di Atletico Madrid setelah menghabiskan tiga bulan terakhir di lapangan latihan klub, di mana penampilannya terhalang larangan mendaftarkan pemain-pemain baru yang dijatuhkan kepada klub, kata sang penyerang pada Minggu (31/12/2017).
"Saya telah menunggu lama untuk hari ini, saya telah bekerja keras dan berlatih keras namun tidak ada hal lain yang dapat dilakukan, saya perlu bermain, saya lelah berlatih," kata Costa pada konferensi pers.
Costa, yang turut andil membawa Atletico meraih gelar liga perdananya dalam 18 tahun pada 2014, sepakat untuk kembali ke klub itu dari Chelsea pada September dengan nilai transfer 57 juta pound, nilai yang bertambah nyaris dua kali lipat dari saat ia hengkang lebih dari tiga tahun silam.
Ia secara resmi diperkenalkan bersama rekannya sesama pemain Spanyol Vitolo -- yang didatangkan dari Sevilla pada Juli dengan biaya transfer 40 juta pound -- sebelum sesi latihan terbuka di Stadion Wanda Metropolitano, yang menurut media lokal dihadiri 20.000 penggemar.
"Saya lebih tajam dibanding ketika saya tiba, saya mempersiapkan diri dengan baik dan bekerja keras dan saya siap untuk membantu tim dan mencetak gol demi gol," kata Costa.
Larangan mendaftarkan pemain-pemain baru yang dijatuhkan kepada Atletico karena transfer pemain muda ilegal berakhir pada Senin, yang membuat Costa dapat melakukan debutnya saat melawan Lleida Esportio di ajang Piala Raja pada Rabu, di mana penampilan perdananya di liga siap dilakukan pada Sabtu saat timnya menjamu Getafe.
Atletico menghuni peringkat kedua di liga namun kembalinya Costa tidak cukup dini bagi pasukan Diego Simeone, yang telah tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Barcelona dan kepercayaan diri mereka telah hancur akibat tersingkir dari fase grup Liga Champions.
Pertahanan mereka masih cukup solid, hanya kemasukan delapan gol dari 17 pertandingan, namun mereka memiliki masalah serius dalam menciptakan dan mengonversi peluang, mencetak total gol (25 gol) lebih sedikit dari tim-tim lain di empat besar.
Itulah yang mungkin harus diselesaikan Costa (29) dengan rekan-rekan setimnya yang baru. Antoine Griezmann merupakan pencetak gol terbanyak Atletico dengan lima gol di liga, namun Costa akan harus membuktikan kebugarannya sebab pertandingan kompetitif terakhirnya adalah untuk Spanyol di kualifikasi Piala Dunia melawan Macedonia pada 11 Juni.
Sejak Costa pergi ke London pada 2014, Atletico telah menghabiskan 144,5 juta euro untuk berusaha mencari penggantinya.
Bagaimanapun, Mario Mandzukic, Griezmann, Jackson Martinez, Luciano Vietto, Kevin Gameiro, Angel Correa, dan Fernando Torres telah gagal melampaui 27 gol di liga yang dikemasnya pada 2013/2014, yang membantu Atletico memecahkan dominasi sembilan tahun Barca dan Real Madrid.
Costa juga memenangi dua Piala Super UEFA bersama Atletico dan Piala Raja 2013.
"Dari dasar hati saya, saya ingin berterima kasih kepada klub untuk semua usaha yang mereka lakukan untuk membawa saya kembali ke sini," kata Costa.
"Hari ini kami mempersembahkan seorang pesepak bola yang tidak perlu diperkenalkan lagi," kata presiden Atletico Enrique Cerezo.
"Ini adalah rumahnya dan kami akan memberi dia sambutan sebaik mungkin." (Antara)
Berita Terkait
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji