Suara.com - Bek tim nasional Indonesia Bagas Adi Nugroho mengatakan jika menu latihan yang diberikan pelatih Luis Milla Aspas meningkat. Menurut pemain Arema FC itu, intensitas latihan di pemusatan latihan atau training Camp (TC) kali ini lebih tinggi ketimbang sebelumnya.
Seperti diketahui, sejak 18 Februari tim nasional Indonesia menggelar TC kedua di tahun 2018. TC tersebut rencanya akan berakhir pada 25 Februari mendatang.
"Sekarang fokus ke pressing. Sebelumnya, kan belum terlalu fokus ke sana. TC sekarang fokus ke pressing," kata Bagas di lapangan ABC Senayan, Jakarta, Selasa (20/2/2018).
Pemain Arema FC itu mengatakan bahwa intensitas latihannya bersama tim nasional cukup tinggi. Meski demikian, Bagas mengaku senang dengan metode latihan yang diberikan oleh pelatih asal Spanyol itu.
"Latihan dua hari kemarin intensitas tinggi, sekarang memang menurun intensitasnya. Kami senang berada di sini dan kita jalani aja," jelas Bagas.
Lebih lanjut, Bagas memberikan sedikit komentar terkait kedatangan pemain baru. Memang, Milla pada TC ini memanggil wajah-wajah baru.
Itu seperti Dandi Maulana (Barito Putera), Ridho Djazulie (Borneo FC), Andhika Wijaya (Bali United), dan Nelson Alom (Persebaya Surabaya). Bagas pun mengaku tidak khawatir dengan persaingan yang ada.
"Persaingan memang selalu ketat, pemain lama pemain baru selalu menunjukkan yang terbaik. persaingan selalu ketat di timnas ini. Tapi, kami semakin percaya pada teman, pada tim dan kita Insya Allah yakin," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka