Suara.com - Setelah ditumbangkan Manchester City 1-3 di Wembley akhir pekan lalu, Tottenham Hotspur kembali meraih hasil mengecewakan pada laga pekan ke-35 Liga Inggris 2017/2018. Klub London Utara itu ditahan imbang Brighton & Hove Albion 1-1 di Amex Stadium, Rabu (18/4/2018) dini hari WIB.
Tottenham unggul saat babak kedua baru berjalan tiga menit, setelah sang bomber andalan, Harry Kane mencetak gol memanfaatkan assist Son Heung-Min.
Namun, gol penalti Pascal Gross dua menit berselang membatalkan raihan tiga poin bagi Spurs.
Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino memang melakukan sejumlah rotasi di laga dini hari tadi, sebagaimana The Lilywhites akan menghadapi partai penting kontra Manchester United di semifinal Piala FA akhir pekan ini.
Tanpa nama-nama macam Dele Alli, Eric Dier, ataupun Kieran Trippier serta Mousa Dembele, Dele Alli, dan Erik Lamema tidak diplot sebagai starter, balance permainan Spurs memang sedikit terganggu. Poin penuh pun urung diraih dari lawatan ke Amex.
Hasil imbang ini tidak mengubah posisi Tottenham di urutan keempat papan klasemen. Christian Eriksen dan kawan-kawan kini mengoleksi 68 poin dari 34 laga, unggul delapan poin dari Chelsea (33 laga) di peringkat kelima dan tertinggal dua poin dari Liverpool (34 laga) di posisi ketiga.
Pochettino sendiri baru-baru ini menyebut kalau finis empat besar dan juara Piala FA jadi target timnya musim ini. Namun, manajer asal Argentina itu juga menyebut pasukannya akan terus mencoba sekuat tenaga untuk finis sebagai runner-up di klasemen akhir Liga Inggris 2017/2018.
Tottenham saat ini berjarak tiga poin dari Manchester United yang bercokol di posisi kedua. Jarak tersebut pun bisa melebar menjadi enam apabila MU sukses mengalahkan taun rumah Bournemouth, Kamis (19/4/2018) dini hari WIB.
Meski demikian, Pochettino rupanya masih belum mau menyerah terkait kans Tottenham finis di peringkat kedua.
Baca Juga: Baru Nikah Digugat Cerai, Ini Ungkapan Hati Daus Mini
"Ini adalah pertandingan sulit. Babak kedua kami memulai dengan baik. Kami mencetak gol dan di bagian berikutnya kami kebobolan. Di babak kedua kami mendominasi, menciptakan peluang, tapi tidak cukup untuk memenangi pertandingan. Hasil imbang sedikit mengecewakan karena tujuan kami adalah untuk mendapat tiga poin," celoteh Pochettino kepada Sky Sports.
"Kami berpikir untuk memberikan tim kaki-kaki yang segar, karena pertandingan lawan Man City sulit secara mental dan fisik. Kami punya skuat yang cukup baik untuk memenangi pertandingan. Hasil ini bukan karena kami merotasi tim untuk laga kontra MU. Semua siap untuk bermain, tapi Brighton adalah lawan yang sulit dan kami perlu memberikan aplaus pada mereka," jelasnya.
"Saya selalu katakan target kami adalah empat besar, dan kami akan coba menjuarai Piala FA. Namun, posisi kedua secara matemastis juga masih bisa diraih. Itu sangat jelas. Kami takkan menyerah, kami akan berusaha sekuat mungkin sampai akhir, untuk mendapatkan hasil yang terbaik musim ini," tandas Pochettino.
Berita Terkait
-
Gemilang Bersama Manchester United, Senne Lammens Raih Penghargaan Transfer Terbaik Liga Inggris
-
Chelsea Siap Lepas Alejandro Garnacho, Klub-klub Italia Mengintai
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Persija Kembali Jadi Tulang Punggung Timnas Indonesia, Prapanca Bangga
-
Daftar Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Rekor 11 Detik Hakan Sukur Belum Tersentuh
-
Bawa Pemain Keturunan Medan, John Herdman Berpeluang Ukir Sejarah di FIFA Matchday Juni
-
Piala Dunia 2026 Terpanas Sepanjang Sejarah, Tuchel Andalkan WAGs untuk Bikin Adem Pemain
-
Mitos Keuntungan Tuan Rumah Piala Dunia: Banyak yang Gagal, Cuma 6 yang Juara
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Media Vietnam Soroti Timnas Indonesia, Jadi Ancaman Pertahankan Gelar Piala AFF
-
Alam Tak Merestui? Badai Petir dan Tornado Menerjang Sesaat Lionel Messi Cs Tiba di AS
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
-
Pesawat Timnas Brasil Diruwat dengan Ritual Khusus Pakai Air Doa Demi Buang Sial