Suara.com - Timnas Rusia menerapkan permainan ofensif saat menghadapi lawan-lawan mereka di fase penyisihan grup Piala Dunia 2018, namun bermain bertahan dalam laga 16 besar kontra Spanyol. Winger Timnas Kroasia, Ivan Perisic, pun yakin timnya siap menghadapi apapun pola permainan yang diterapkan Rusia saat kedua tim bentrok di laga perempat final, Minggu (8/7/2018) dini hari WIB.
Rusia sebagai tuan rumah turnamen, mengawali Piala Dunia 2018 sebagai tim dengan peringkat FIFA terendah dari 32 negara partisipan. Akan tetapi, Tim Beruang Merah memulai perjalanan mereka dengan luar biasa saat mempermalukan Arab Saudi 5-0 dan Mesir 3-1 sebelum kalah 0-3 dari juara Grup A Uruguay.
Rusia pun mencapai fase delapan besar usai mengalahkan tim raksasa Spanyol lewat babak adu penalti. Rusia sendiri bermain amat defensif dengan menggunakan lima bek sekaligus di laga kontra Spanyol. Namun, taktif negatif tersebut terbukti efektif.
"Ya, kami telah menyaksikan hampir semua pertandingan mereka (Rusia)," buka Perisic sebagaimana dilansir laman resmi FIFA.
"Melawan Spanyol, mereka menggunakan sistem yang berbeda dari babak fase grup, tetapi Anda harus beradaptasi dengan setiap tim yang Anda lawan. Jadi mereka pikir itu adalah taktik terbaik untuk mereka, dan saya juga berpikir mereka membuat keputusan yang tepat," lanjut winger Inter Milan itu.
"Kami akan mempersiapkan dengan baik untuk kedua versi. Kami masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri dengan baik," tuturnya.
Kroasia sendiri lolos ke babak fase gugur Piala Dunia 2018 usai menjuarai Grup D dengan poin sempurna 9 dari tiga laga. Namun, Vetreni -julukan Kroasia- tampil kurang meyakinkan di babak 16 besar, sebagaimana mereka membutuhkan drama adu penalti untuk menyingkirkan Denmark.
Berita Terkait
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Luka Modric Berpeluang Cetak Sejarah usai Masuk Skuad Kroasia untuk Piala Dunia 2026
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanksi FIFA Segera Dicabut
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar