Suara.com - Sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan Prancis meraih Piala Dunia 2018, Ousmane Dembele dikabarkan menyumbang dana pembangunan masjid di negara tempat kelahirannya.
Sudah satu pekan lebih gelaran Piala Dunia 2018 berakhir. Ajang empat tahunan itu berhasil dimenangkan oleh Prancis. Tim besutan Didier Deschamps mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di Luzhniki Stadium pada Minggu (15/7/2018).
Berkat keberhasilan mempersembahkan kampium Piala Dunia untuk kedua kalinya bagi Prancis, para skuat Les Bleus pun dibanjiri bonus sebagai imbalan atas kerja kerasnya di Rusia kemarin.
Menurut laporan laman About Islam, para penggawa Timnas Prancis yang berhasil menjuarai Piala Dunia 2018 mendapat hadiah sebesar 38 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 552 miliar.
Namun alih-alih menghabiskan uang tersebut untuk bersenang-senang atau membeli sesuatu yang diinginkan, Ousmane Dembele justru memakai uang hadiah untuk mendanai pembangunan masjid di tanah kelahirannya.
Sebagai rasa syukurnya, Dembele dikabarkan berencana membangun masjid di tempat kelahirannya, Mauritania Selatan.
Mauritania adalah tempat kelahiran Dembele. Sebuah negara Muslim di Afrika Barat. Ibu Dembele memiliki darah campuran Mauritania dan Senegal, sementara sang ayah adalah orang Mali.
Penyerang Barcelona ini pun mewarisi agama kedua orang tuanya yang beragama islam.
Ousmane Dembele bukanlah pemain Prancis pertama yang diketahui menyumbang hasil jerih payahnya di Piala Dunia 2018 untuk kegiatan sosial.
Sebelumnya Kylian Mbappe juga diketahui menyumbang seluruh gajinya di Piala Dunia 2018 untuk kegiatan amal. Ia melakukan hal tersebut karena baginya membela negara di ajang Internasional tidak seharusnya digaji.
Hadiah yang Mbappe terima usai menjuarai Piala Dunia 2018 pun dikabarkan disumbangkan ke kaum disabilitas di Prancis.
Berita Terkait
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
Momen Gemas! Adik Lamine Yamal Jadi Sorotan usai Spanyol Kalahkan Belgia
-
Kantongi Rekor Apik, Pelatih Spanyol Optimis Bisa Redam Agresivitas Prancis
-
Mikel Merino Kembali Jadi Pahlawan, Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
-
Dominasi Tanpa Efisiensi Itu Bahaya: 3 Kunci Spanyol Sebelum Lawan Prancis
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan