Namun di Piala Dunia 2018, Neymar gagal memenuhi ekspektasi fans Brasil. Meski menyumbang dua gol, Neymar gagal memenangkan trofi Piala Dunia setelah tim Samba disingkirkan Belgia di perempat final.
3. N'Golo Kante
Tidak terbantahkan jika N'Golo Kante adalah gelandang bertahan terbaik yang dimiliki jagad sepak bola saat ini. Fisik prima dan perannya sebagai penyambung antarlini di level klub dan timnas patut diacungi jempol.
Di Piala Dunia 2018, Kante bagaikan hantu. Bergerak cepat, pemain 27 tahun itu mendominasi lini tengah timnas Prancis.
Kerja kerasnya pun di lini tengah membuka pintu bagi tiga pemain terdepan Les Bleus; Kylian Mbappe, Antoine Griezmann dan Olivier Giroud untuk merangsek ke kotak pertahanan lawan.
Di lini pertahanan, Kante akan menjadi palang pintu tersulit bagi tim lawan ketika dua bek Prancis naik membantu serangan. Seperti yang dilakukan Benjamin Pavard dan Hernandez.
Tapi apa yang bisa dikatakan. Kehebatan Kante di lapangan hijau dan peran pentingnya dalam mengantar Les Bleus menjuarai Piala Dunia belum mampu memberinya tempat di daftar kandidat pemain terbaik versi FIFA tahun ini.
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Panas! Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Cabut Sanksi Rusia, UEFA Lawan Mati-matian
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Kontroversi: ICE Ambil Peran Kunci, Suporter Waswas?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat