Suara.com - Pasca kericuhan yang dibuat oleh Jakmania, manajemen Persija Jakarta mengunjungi warga sekitar Stadion Patriot, Sabtu (8/9/2018). Dalam kunjungan itu, manajemen Persija memberikan bantuan kepada warga yang terkena imbas kericuhan itu.
Manajemen Persija diwakili oleh Rahmad Pribadi selaku General Coordinator Panpel. Kemudian ada juga perwakilan dari Jakmania dan kepolisian.
Direktur Utama Persija Gede Widiade mengatakan sengaja melakukan hal ini sebagai bentuk tanggung jawab. Selain mengunjungi warga, manajemen Macan Kemayoran juga telah mengganti kerusakan yang ada di Stadion Patriot.
"Kami juga sudah memperbaiki beberapa kerusakan yang ditimbulkan pada laga Persija vs Selangor. Saya harap kedepannya suporter bisa dengan baik menjaga fasilitas stadion dan tertib tentunya," kata Gede Widiade.
Sebagaimana diketahui, kericuhan mewarnai laga Persija vs Selangor FA, Kamis (6/9/2018). Kericuhan terjadi saat pertandingan memasuki babak kedua. Sekelompok Jakmania yang tidak memiliki tiket memaksa masuk ke dalam stadion.
Namun, tindakan tersebut dihalangi oleh petugas keamanan. Tak terima dihalang-halangi, mereka pun bertindak anarkis dengan melempari petugas dengan batu.
Tidak hanya ke arah petugas, lemparan pun sampai ke dalam stadion yang membahayakan Jakmania lainnya. Petugas akhirnya membubarkan masa dengan menembakan gas air mata.
Akibat kericuhan tersebut, sejumlah rumah warga di sekitar Stadion Patriot mengalami kerusakan.
Baca Juga: Lorenzo Amankan Pole, Marquez Start Kelima di San Marino
Berita Terkait
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T