Suara.com - Raksasa Italia, Inter Milan akan menjalankan comeback-nya di Liga Champion. Setelah terakhir tampil di Liga Champion pada musim 2011-2012. Klub yang kini dimiliki Suning Grup itu akan menjamu klub dari Grup B lainnya, Tottenham Hotspur pada Rabu (19/9/2018) dini hari.
Namun sayangnya, combeback Inter Milan di Liga Champion sepertinya tidak seperti yang diharapkan, baik bagi tifosi maupun tim itu sendiri.
Penyebabnya karena Inter Milan tampil kurang meyakinkan di Liga Italia Serie A. Dalam empat pertandingan terakhir Serie A, Inter Milan hanya mengoleksi empat poin. Mauro Icardi dkk mengalami dua kekalahan, satu imbang dan satu kali menang. Inter Milan kini berada di posisi 15 klasemen sementara Liga Italia.
Terakhir, Inter Milan dipermalukan di kandang sendiri oleh klub yang baru saja promosi ke Serie A, Parma dengan skor 0-1. Hasil ini pun membuat ragu banyak pengamat tentang pertarungan Inter Milan di Serie A maupun Liga Champion.
Selain hasil negatif, Inter Milan juga dihadapkan pada masalah kebugaran skuad. Penyerang Lautaro Martinez sepertinya belum bisa diturunkan karena cedera. Hal yang sama juga terjadi pada bek kanan asal Kroasia, Sime Vrsaljko. Sementara Danilo D'Ambrosio juga diragukan tampil, setelah mengalami cedera saat melawan Parma.
Meski mendapatkan sejumlah hasil negatif, namun skuad Inter Milan sendiri optimistis bisa mengalahkan Tottenham Hotspur. Salah seorangnya adalah gelandang Mathias Vecino.
Gelandang asal Uruguay ini percaya bisa mengalahkan Tottenham Hostpur. Namun Vecino meminta kepada rekan-rekan lainnya untuk mau lebih berkorban.
"Kami perlu memastikan semua pemain berjuang selama 90 menit. Jika kami solid sebagai grup, kami dapat melampaui kemampuan kami," kata Mathias Vecino, seperti dikutip dari Football Italia.
Vecino mengakui, tim Inggris seperti Tottenham Hotspur sangat kuat dan bermain cepat. Namun Vecino yakin Hary Kane dkk bisa dikalahkan dengan permainan maksimal.
Baca Juga: Isco Tak Risau dengan Kebijakan Rotasi Lopetegui di Real Madrid
"Tim-tim Inggris sangat kuat, kami perlu menempati ruang dengan baik untuk mencoba dan menghentikan serangan balik mereka," lanjut Vecino.
"Kami tim yang bagus dan kami dapat bersaing, tapi itu tergantung pada kami dan apa yang kami lakukan di lapangan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Diprediksi Dipimpin Wasit Ini, Inter Bakal Mudah Kalahkan Juventus di Derby dItalia
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
-
Pelatih Keturunan Indonesia Ditolak Suporter Tottenham Hotspur, Disebut Tak Punya Kemampuan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat