Suara.com - Bintang timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri menyatakan siap untuk melakoni laga perdana Piala Asia U-19 2018 kontra Taiwan, Kamis (18/10/2018).
Menghadapi Taiwan, pemain Lechia Gdanks itu mengaku sudah mengetahui permainan lawan. Namun soal taktik yang akan digunakan Garuda Nusantara di pertandingan besok, Egy enggan memberikan bocoran.
"Kalau saya kasih tahu taktik ketahuan dong. Yang penting sudah siap laga besok dan tahu lawan, kita lihat besok siapa yang berusaha dan bekerja keras dan berdoa untuk laga besok," kata Egy di lapangan ABC, Senayan, Rabu (17/10/2018).
"Coach Indra (Sjafri) sudah fokus untuk menerapkan strategi besok. Itu agar kami memenangkan pertandingan," tambahnya.
Ditanya soal pemain lawan yang patut diwaspadai, Egy menyebut jika semua penggawa Taiwan berbahaya. Menurutnya, anggapan seperti itu penting agar dia dan rekan-rekannya tidak hanya fokus pada satu atau segelintir pemain saja.
"Menurut saya semua sama, kalau fokus ke satu orang, sama saja, kayak ngancurin tim. Jadi menurut saya semua berbahaya mereka, jadi tidak ada yang ini bahaya jaga dia saja, yang lain nggak dong."
"Berarti kan harus main tim, semua pemain mereka bagus. Ya kita juga harus percaya diri. Menurut saya besok akan jadi laga ketat," jelasnya.
Egy merupakan pemain yang paling telat bergabung dalam Pamusatan Latihan (TC). Pelatih Indra Sjafri sempat mengatakan jika Egy masih terkendala dengan adaptasi.
Tapi saat ini, Egy memastikan tak ada lagi kendala adaptasi. Pemain bintang itu pun berjanji akan mengerahkan kemampuan terbaiknya di laga besok.
Baca Juga: UEA dan Qatar Enggan Remehkan Indonesia di Piala Asia U-19
"Pasti sudah karena saya sudah bergabung satu tahun dengan teman-teman. Sudah ngerti, mungkin harus beberapa hari untuk chemistry balik lagi. Semua sudah clear, jadi kita siap untuk besok," pungkasnya.
Laga antara timnas Indonesia U-19 vs Taiwan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2018) pukul 19.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji