Suara.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar berjanji akan mengusut tuntas tuduhan kepada empat pemainnya yang diduga dan difitnah telah menerima suap saat pertandingan melawan PSMS Medan.
"Harus diusut karena ini sudah jelas pelecehan dan mencemarkan nama baik," ujar Umuh di Bandung, Selasa (20/11/2018).
Empat pemain Persib dituduh telah menerima suap dan terlibat dalam pengaturan skor. Keempat pemain tersebut adalah Supardi Nasir, Ghozali Siregar, Hariono, dan Ardi Idrus.
Bahkan, ketika diguncang isu tak sedap itu, Supardi dan Ardi batal diboyong saat Persib menghadapi PSIS Semarang. Ketika berbicara dengan Umuh, empat pemain tersebut di atas mengaku tidak tahu menahu atas tuduhan yang disangkakan kepada mereka.
"Saya sudah bicara langsung dengan Supardi, Ardi, termasuk Hariono sampai nangis kayak anak kecil. Sakit sangat sakit dia bilang. Main tiga puluh kali, satu kali salah masa dibegitukan itu tidak benar," sambungnya seperti dimuat Antara.
Umuh yakin keempat pemain tersebut tidak mungkin menerima suap dan terlibat pengaturan skor. Terlebih keempatnya selalu memberikan kemampuan terbaik saat di lapangan.
"Kita tuntut orang yang menuduh mereka, tapi kalau seperti ini, saya harus buka saja biar masyarakat dan bobotoh tidak simpang siur dan tidak pusing."
Senada dengan Umuh, Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Zainuri Hasyim mengaku manajemen akan bergerak untuk mengusut tudingan suap dan pengaturan skor tersebut.
"Makanya kita akan usut, saya belum ketemu sama Supardi, saya juga belum ngomong sama Ardi," katanya.
Baca Juga: Pemain Dituding Terima Suap, Persib Bandung Ambil Sikap
Berita Terkait
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
-
Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini
-
Enggan Larut Euforia, Frans Putros Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dewa United
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan