Suara.com - Persebaya Surabaya siap membalaskan dendam jelang menghadapi Tira Persikabo di babak perempat final Piala Presiden 2019. Hal itu ditegaskan sang pelatih, Djajang Nurdjaman atau yang diakrab disapa Djanur. Djanur juga bertekad untuk mengakhiri rekor buruk lawan Tira Persikabo.
Persebaya Surabaya akan bersua kembali dengan Tira Persikabo di babak delapan besar Piala Presiden 2019. Laga ini seakan menjadi laga ulangan bagi keduam tim. Pasalnya, Persebaya dan Tira sempat berduel di babak penyisihan Grup A.
Pada laga tersebut, skuat Persebaya ditahan imbang oleh Tira Persikabo. Bahkan skuat Bajol Ijo dibuat kerepotan dan hampir kalah dari tim yang berjuluk Young Warriors tersebut.
Untuk bagi Persebaya, saat itu peluang emas Tira lewat titik putih penalti yang dieksekusi oleh Louris Aranud pada menit 70 gagal dieksekusi dengan baik. Kiper Persebaya, Abdul Rohim berhasil menepis tendangan dua belas pas tersebut.
Menaggapi pertemuan kembali dengan Tira Persikabo, Djajang Nurdjaman mengaku timnya sudah siap bertempur. Anak asuhnya juga bertekad untuk mengakhiri rekor buruk lawan Tira.
"Awalnya saya kira ada regulasi yang tidak memperbolehkan kita bertemu dengan tim yang sudah satu grup sebelumnya, tapi lawan sudah ditentukan dan kita harus siap," ucap Djajang Nurdjaman dikutip dari persebaya.id.
Djanur mengakui Tira Persikabo adalah tim yang kuat. Akan tetapi laga di babak delapan besar Piala Presiden 2019 ini Persebaya Surabaya bukan tanpa persiapan. Mereka sudah melakukan evaluasi dan sudah mengantongi kelebihan dan kekurangan lawan.
"Tira-Persikabo tim yang kuat, buktinya kita gagal menang dan justru mereka memiliki peluang lewat penalti. Kita sudah pelajari kelebihan mereka dan kekurangan tim kita, dengan waktu persiapan yang cukup panjang akan kita coba aplikasikan dalam latihan," tandas Djanur.
Laga Persebaya Surabaya kontra Tira Persikabo di babak delapan besar Piala Presiden 2019 itu rencana akan dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Jumat (29/3/2019). (bolatimes.com)
Baca Juga: Persija Akan Punya Masalah Jika Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2019
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan