Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, isyaratkan main cepat saat menghadapi Bournemouth pada Liga Primer Inggris di Stadion Vitality, Sabtu (4/5/2019) malam WIB. Kekalahan The Lily Whites 0-1 saat melawan Ajax Amsterdam pada leg pertama semifinal Liga Champions beberapa waktu lalu cukup jadi pelajaran baginya.
“Kami semua merasa kecewa dalam 20-25 menit pertama melawan Ajax Amsterdam. Kami tak menunjukkan agresi atau semangat yang anda kenal di tim kami,” ungkapnya dikutip dari laman resmi Tottenham Hotspur.
“Babak kedua kami bermain sebagaimana yang kami inginkan bermain dari awal. Kami harus memastikan hal itu tak terjadi kembali. Kami akan kerahkan energy dan bermain menekan,” tegas Mauricio.
Pihaknya optimistis memenangkan laga di kandang lawan tersebut. Tentu dengan perjuangan anak asuhnya dan berpikir pertandingan itu adalah pekerjaan yang harus diselesaikan dengan baik.
“Paling penting adalah melakukan pekerjaan kita dan berpikir tentang diri kita sendiri. Di tingkat kita, pasti akan dekat dengan kemenangan. Kami akan tetap berjuang,” kata dia.
Meski keyakinan menang menjadi target utama, Mauricio tak ingin meremehkan tim yang diasuh Eddie Howe. Dia meyakini Bournemouth tak akan membiarkan Son Heung-Min mencetak gol di kandang miliknya.
“Bournemouth telah melakukan pekerjaan yang fantastis. Mereka ada di rumah dan mereka pasti ingin menang. Setiap pertandingan di Liga Premier sangat kompetitif, dan kami harus berusaha keras untuk menang,” kata dia.
Pemain bertahan Tottenham Hotspur, Jan Vertonghen pun masih diragukan memperkuat klub London utara itu. Setelah mengalami cedera pada laga sebelumnya, kesehatannya masih perlu dipantau.
Bolatimes/Muhammad Ilham Baktora
Baca Juga: Belum Ingin Gantung Sepatu, Llorente Berharap Bisa Bertahan di Tottenham
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey