Suara.com - Argentina lolos dari kekalahan setelah bermain imbang 1-1 melawan Paraguay di grup B Copa America 2019. Gol Lionel Messi dari titik penalti yang menyelamatkan Argentina dari kekalahan.
Pada laga di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi. Paraguay unggul lebih dulu lewat gol Richard Sanchez di babak pertama. Namun Messi menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak kedua.
Hasil imbang 1-1 tersebut membuat langkah Argentina untuk lolos ke babak berikutnya semakin berat. Argentina berada di posisi buncit grup B setelah baru mengumpulkan satu poin dari dua laga.
Sedangkan Paraguay berada di posisi kedua dengan dua poin. Sementara Kolombia telah memastikan lolos ke babak perempat final setelah mengantongi enam poin usai menaklukkan Qatar 1-0.
Di laga terakhir penyisihan grup B, Argentina akan menghadapi Qatar pada Senin (24/6/2019) dini hari WIB. Sementara Paraguay akan menghadapi Kolombia.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim sama sama mencoba membuka peluang di awal pertandingan. Meski Argentina unggul dalam penguasaaan bola namun belum ada serangan berbahaya dilakukan oleh Lionel Messi dan kawan - kawan di 15 menit pertama.
Sementara Paraguay melakukan ancaman lewat Derlis González dari sudut sempit namun masih dapat diblok di menit ke-29. Satu menit berselang sepakan dari Gustavo Gómez masih melenceng dari target.
Pada menit ke-34, peluang Argentina lewat tendangan bebas Messi yang sudah mengarah ke gawang masih dapat dengan mudah diamankan kiper Paraguay Roberto Fernández.
Paraguay akhirnya memimpin lebih dulu 1-0 di menit ke-37. Berawal dari usaha Miguel Almirón bergerak daru sayap dan melepaskan crossing sebelum disambut Richard Sánchez lewat sepakan kaki kanannya.
Baca Juga: Kalahkan Qatar, Kolombia ke Perempat Final Copa America 2019
Sudah unggul, Paraguay masih melakukan tekanan. Pada menit ke-41, usaha Santiago Arzamendia lewat sepakan kaki kanannya masih melambung di atas gawang Argentina.
Hingga turun minum, skor masih tetap 1-0 bagi keunggulan Paraguay atas Argentina. Di babak kedua, Paraguay lebih dulu menekan lewat sundulan Júnior Alonso yang masih melenceng di samping gawang di menit ke-47.
Pada menit ke-51, Argentina balik menekan tendangan Lautaro Martinez masih membentur mistar gawang, sedangkan bola rebound yang disambut Messi masih dapat diblok kiper Roberto Fernandez.
Namun wasit mengentikan laga sementara untuk melihat tayangan ulang VAR dan hasilnya wasit menunjuk titik putih setelah Ivan Piris dinyatakan hands ball di kotak terlarang.
Lionel Messi yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik setelah sepakan kaki kirinya mulus masuk ke gawang Paraguay. Skor pun menjadi imbang 1-1 di menit ke-58.
Pada menit ke-62, memberikan hadiah penalti pada Paraguay. Wasit menunjuk titik putih setelah Nicolas Otamendi melakukan pelanggaran kepada Derlis Gonzalez di kotak terlarang.
Namun, Derlis Gonzalez yang menjadi eksekutor gagal melakukan tugasnya dengan baik setelah kiper Franco Armani memblok tendangannya. Skor tetap tak berubah 1-1.
Berita Terkait
-
Joan Laporta Blak-blakan Hubungan dengan Lionel Messi Sudah Rusak, Ada Insiden di Ballon d'Or
-
Siapa Jose Luis Chilavert? Kiper 67 Gol, Capres Paraguay yang Serang Vinicius Jr Bela Prestianni
-
Alexis Mac Allister Dirumorkan Gabung Manchester United, Sang Ayah Beri Jawaban
-
Alarm Bahaya Argentina Jelang Piala Dunia 2026: 3 Pilar Lionel Scaloni Terancam Absen
-
Piala Dunia 2026 Uji Tradisi: Rekor 92 Tahun, Juara Dunia Selalu Dipimpin Pelatih Lokal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris