Suara.com - Penyerang andalan Bayern Munich, Robert Lewandowski mempertanyakan ambisi klubnya menyambut musim 2019/2020.
Penyerang maut Timnas Polandia itu menyebut Bayern harus membeli pemain bintang jika ingin kembali juara di Liga Champions.
Seperti diketahui, Bayern telah dipastikan ditinggal Franck Ribery dan Arjen Robben, duo winger gaek yang selalu jadi andalan tim dalam beberapa musim terakhir.
Ribery dan Robben dilepas dengan status free transfer setelah kontrak keduanya di Allianz Arena expired.
Namun, geliat Bayern di bursa transfer musim panas 2019 ini praktis masih adem ayem saja. Belum ada pengganti direct untuk Ribery dan Robben di sektor sayap yang didatangkan, sementara waktu terus menipis menjelang penutupan jendela transfer.
Bayern justru mendatangkan dua fullback di musim panas ini, yakni Lucas Hernandez dari Atletico Madrid dengan harga yang cukup wah 80 juta euro (setara Rp 1,25 triliun), serta Benjamin Pavard dari Bayern Munich seharga 35 juta euro (setara Rp 548 miliar).
Well, minimnya pembelian pemain bintang yang dilakukan Bayern dalam beberapa musim terakhir menjadi concern tersendiri bagi Lewandowski.
Tak ada yang meragukan dominasi dan superioritas Bayern di kancah domestik, baik di Liga Jerman maupun DFB Pokal.
Namun jika bicara kancah Eropa, The Bavarians --julukan Bayern-- terakhir kali juara Liga Champions pada 2013 lalu. Hal inilah yang menjadi kekhawatiran bagi Lewandowski.
Baca Juga: ICC 2019: Arsenal Hantam Bayern Munich 2-1
"Kami harus melakukan transfer yang lebih banyak lagi. Jika bicara target Bayern kembali juara Liga Champions, susah untuk memenangi Liga Champions tanpa rekrutan baru," buka Lewandowski seperti dimuat OmniSport.
"Saya pikir kami harus menunjukkan ambisi kami dengan aktif di bursa transfer. Sudah saatnya Bayern mendatangkan pemain bintang lagi," seru striker berusia 30 tahun itu, di sela-sela masa pramusim Bayern.
"Untuk bermain di level teratas, Anda butuh kualitas dan tim kuat untuk bisa kompetitif. Kami belum melakukan transfer yang benar-benar besar dalam dua musim terakhir, itu harusnya jadi perhatian. Kami butuh rekrutan baru," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Persija Panaskan Bursa Transfer, Eks Persib hingga Fajar Fathurrahman Gabung?
-
Barcelona Juara Piala Super Spanyol, Lewandowski Sindir Telak Real Madrid
-
Liverpool dan Tiga Klub Premier League Rebutan Winger 19 Tahun Berbandrol Rp1,97 Triliun
-
Gagal Gaet Joao Cancelo, Inter Milan Bidik Wing-Back Brasil Fiorentina Dodo
-
Barcelona Mantap Permanenkan Marcus Rashford, Siapkan Tebusan Rp588 Miliar di Akhir Musim
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Persija Jakarta Bereaksi Usai Allano Lima jadi Korban Rasisme
-
Usai Jadi Penentu Kemenangan Persib atas Persija, Beckham Putra Ogah Terbuai Isu Timnas Indonesia
-
Live Instagram Lamine Yamal Mendadak Dihentikan, Ada Apa di Ruang Ganti Barcelona?
-
Allano Lima Dihujani Rasisme Usai Derbi Persija vs Persib, Winger Macan Kemayoran Kirim Pesan Kuat
-
Tiket Piala Asia Futsal 2026 Resmi Dijual! Yuk Dukung Timnas Indonesia
-
Seperti Apa Karakter John Herdman? Arya Sinulingga: Nanti Kalian Rasakanlah
-
Satu Bek Dipastikan Kieran McKenna Hengkang, Posisi Elkan Baggott di Ipswich Town Aman?
-
Kevin Diks Ikut Andil Besar Bawa Gladbach Bangkit di Era Eugen Polanski
-
Justin Hubner Bikin Gol Penyelamat Kekalahan, Jennifer Coppen Kirim Pesan Menohok
-
Hanya Menang Nama Besar, Penasihat Teknis PSSI Dianggap Tak Layak Jadi Dirtek Ajax Amsterdam