Suara.com - Setelah menjalani babak penyisihan Grup A Piala AFF U-18 2019 selama sembilan hari, timnas sepak bola U-18 akhirnya bisa menikmati waktu istirahat dengan berburu oleh-oleh khas Vietnam ke Pasar tradisional Ben Thanh, Ho Chi Minh City.
Kegiatan rekreasi tersebut dilakukan usai sesi latihan hari Kamis (15/8/2019) sebagai upaya penyegaran mental setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat lebih dari satu pekan sebelumnya.
"Supaya anak-anak senang, bisa 'refreshing' setelah kemarin bertanding kan. Makanya kami ajak mereka rekreasi ke pasar Ben Thanh untuk beli oleh-oleh," tutur pelatih timnas U-18 Fakhri Husaini saat ditemui Antara di Binh Duong, Kamis (15/8/2019).
Hampir semua pemain timnas U-18 mengikuti kegiatan tersebut kecuali Mochammad Supriyadi yang harus menjalani pemeriksaan akibat cedera pergelangan kaki kanannya.
Pasar yang berdiri sejak tahun 1912 tersebut terletak di Distrik 1atau berada tepat di tengah kota Ho Chi Minh sehingga sangat ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.
Meski harus bermacet-macetan layaknya Jakarta saat menuju atau sepulangnya dari lokasi, namun kegiatan tersebut cukup menghibur para penggawa Garuda Nusantara.
Beckham Putra Nugraha, salah seorang pemain yang membeli oleh-oleh untuk keluarganya di Bandung, Jawa Barat, mengaku cukup puas dengan kegiatan tersebut.
"Ya lumayan bisa beli sesuatu buat keluarga di rumah, untuk beberapa barang harganya juga lebih murah dibanding Indonesia," tutur Beckham yang turut membeli sebuah tas anyaman rotan ini.
Begitu juga halnya dengan salah satu bek timnas U-18 Rizky Ridho yang mengaku terhibur bisa jalan-jalan di salah satu pusat perbelanjaan tradisional Kota Ho Chi Minh itu meski tidak sempat membeli oleh-oleh.
Baca Juga: Dicoret dari Timnas, Rizky Pora Minta Maaf atas Sikap Temperamentalnya
"Tidak beli (oleh-oleh) karena tidak bisa ambil uang, kartu ATMnya tidak bisa dipakai di sini. Tapi senang sih bisa main sama teman-teman ke sini," pungkas Ridho menceritakan.
Berita Terkait
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
-
Nomor Punggung 205! Pemain Keturunan Australia-Inggris di Persija U-18 Bikin Publik Penasaran
-
2 Pelatih Lokal Sebelum Nova Arianto yang Bawa Timnas Indonesia Gacor di Piala Asia U-17
-
Beri Selamat untuk Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini Singgung Pemain Naturalisasi?
-
Prestasi Fakhri Husaini, Sebut Lolos Piala Dunia U-17 Sekarang Lebih Mudah daripada Zamannya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati