Suara.com - Kapten Timnas Spanyol, Sergio Ramos angkat suara terhadap gestur yang dilakukan usai mencetak gol penalti. Bek Real Madrid tersebut harus diganjar kartu kuning oleh wasit. Sebab selebrasi yang dilakukan dinilai menghina beberapa suporter lawan.
Spanyol sukses menekuk Rumania dengan skor 1-2 pada kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup F di Arena Nationala, Bucharest Rumania, Jumat (6/9/2019) dini hari WIB. Dua gol La Furia Roja dicetak oleh Sergio Ramos dan Paco Alcacer. Sedangkan gol tunggal Rumania dicatatkan olej Florin Andone.
Meski menang, Sergio Ramos yang menjadi algojo tendangan penalti harus diganjar kartu kuning karena selebrasi yang dia lakukan. Pemain 33 tahun itu menunjukkan gestur menggunakan kacamata. Sehingga sang wasit memberinya kartu kuning.
Hal itu sempat membuat Ramos bingung. Pasalnya selebrasi yang dia lakukan bukan untuk melecehkan atau menghina fans tuan rumah, melainkan memberi pesan kepada salah seorang keponakannya yang mengenakan kacamata.
"Kartu kuning itu membuat saya bingung. Itu (selebrasi) untuk keponakan saya. Kami berdua menggunakan kacamata dan itu untuknya. Saya ingin menghiburnya dengan mempersembahkan gol tersebut untuk dia," klaim Ramos seperti dikutip Mirror, Jumat (6/9/2019).
"Wasit menyebut jika gestur yang saya buat untuk fans (Rumania)," ungkapnya.
Ramos menambahkan, pada turun minum babak pertama sang wasit meminta maaf setelah sang kapten menjelaskan maksud dari selebrasi yang dia lakukan.
Terpisah, pemain yang juga memegang ban kapten Los Blancos itu sudah ke 21 kalinya mencetak gol bersama Timnas Spanyol. Ramos tercatat telah mengikuti 166 caps bersama La Furia Roja.
Baca Juga: Video: Ini Aksi Usil Mantan Bintang Timnas Spanyol Usai Berlatih
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN